Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Startup Kopi Luckin Coffee, Pesaing Starbucks yang Palsukan Cuan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 278 2242568 pelajaran-yang-bisa-dipetik-dari-startup-kopi-luckin-coffee-pesaing-starbucks-yang-palsukan-cuan-ZJlUuyDTYn.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Skandal penipuan pendapatan yang dilakukan startup The Luckin Coffee menjadi kisah moralitas besar bagi pasar. Selain itu, kasus ini memberi pelajaran yang harus dilakukan untuk melindungi investor Amerika dari kasus-kasus seperti itu.

"Ini adalah kisah moral yang hebat. Tampak bagi saya bahwa kita yang menghabiskan waktu di China dapat melihat sejak awal bahwa Luckin menggelembungkan pendapatannya," kata Direktur Penelitian J Capital Research Anne Stevenson.

Luckin Coffee yang terdaftar di bursa saham AS tahun lalu. Hasil investigasi ini menemukan bahwa chief operating officer Luckin Coffee memalsukan penjualan pada 2019 sekitar 2,2 miliar yuan (USD310 juta).

Baca Juga: Butuh Modal Bangun Startup? Ini 6 Sumber Pendanaannya

"Luckin adalah perusahaan yang menarik dengan pertumbuhan yang bisa dilihat dari pejalan kaki yang menuju gerai Luckin Coffee, sayangnya tidak transparan soal pendapatan," katanya.

Penipuan dimulai pada April 2019, sebulan sebelum Luckin Coffee melakukan IPO di Amerika Serikat. Di Nasdaq mengumpulkan USD561 juta. Selanjutnya, Luckin menjual 4,8 juta saham dalam penawaran saham sekunder pada Januari dengan harga USD42 per saham, meningkatkan lebih dari USD380 juta dalam modal baru.

Akibatnya saham Luckin Coffee sebagai saingan Starbucks dihapuskan dari Nasdaq Senin lalu.

Penghapusan ini terlalu lambat untuk menyelematkan investor AS. Karena penipuan itu terungkap, dan di tengah gelombang sentimen anti-Cina di AS, Senat mengesahkan RUU pada bulan Mei yang pada dasarnya dapat melarang banyak perusahaan China untuk mendaftarkan saham mereka di bursa AS atau mengumpulkan uang dari investor Amerika.

Baca juga: 5 Tipe Kelola Keuangan Keluarga, Pilih Tipe Gaji Suami 100% untuk Istri atau Fifty-Fifty?

Di samping itu, keuangan milik perusahaan tersebut akan diaudit selama tiga tahun, jika mereka tidak mematuhi peraturan tersebut, terpaksa Luckin coffee akan dilarang melakukan perdagangan di Bursa Efek.

Dia menyarankan agar auditor AS harus mendapatkan akses langsung dan menyeluruh ke dalam laporan keuangan Luckin Coffee. “Jika mereka tidak diberi akses, maka perusahaan harus segera dihapus dari daftar saham," katanya.

Dari sisi investor, Stevenson mengatakan ini adalah masalah yang seharusnya disadari pasar AS sejak 2012, ketika kita memiliki ruam dari perusahaan China ini yang merupakan penipuan nyata, dan kemudian diekspos dan dihapuskan dari daftar. Dia merujuk ke China Hustle, sebuah film yang dibuat tentang kasus penipuan China yang dibeli oleh investor Amerika.

“Masalahnya adalah, ada segala macam insentif untuk mengumpulkan uang di pasar publik di China, dan tidak ada penalti untuk penipuan. Jadi mengapa Anda tidak melakukan penipuan untuk mendapatkan lebih banyak uang? Ada setiap insentif untuk melakukannya," katanya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini