Penipuan dimulai pada April 2019, sebulan sebelum Luckin Coffee melakukan IPO di Amerika Serikat. Di Nasdaq mengumpulkan USD561 juta. Selanjutnya, Luckin menjual 4,8 juta saham dalam penawaran saham sekunder pada Januari dengan harga USD42 per saham, meningkatkan lebih dari USD380 juta dalam modal baru.
Akibatnya saham Luckin Coffee sebagai saingan Starbucks dihapuskan dari Nasdaq Senin lalu.
Penghapusan ini terlalu lambat untuk menyelematkan investor AS. Karena penipuan itu terungkap, dan di tengah gelombang sentimen anti-Cina di AS, Senat mengesahkan RUU pada bulan Mei yang pada dasarnya dapat melarang banyak perusahaan China untuk mendaftarkan saham mereka di bursa AS atau mengumpulkan uang dari investor Amerika.
Baca juga: 5 Tipe Kelola Keuangan Keluarga, Pilih Tipe Gaji Suami 100% untuk Istri atau Fifty-Fifty?
Di samping itu, keuangan milik perusahaan tersebut akan diaudit selama tiga tahun, jika mereka tidak mematuhi peraturan tersebut, terpaksa Luckin coffee akan dilarang melakukan perdagangan di Bursa Efek.