5 Kesalahan Keuangan di Usia 30 Tahun, Salah Satunya Rela Berutang!

Natasha Oktalia, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 320 2246848 5-kesalahan-keuangan-di-usia-30-tahun-salah-satunya-rela-berutang-xuRldUfs2u.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Di umur 30 tahun biasanya orang akan menjadi matang dalam kehidupannya. Apalagi, membuat sejumlah keputusan untuk kelangsungnan hidup ke depannya.

Menurut Prita, keputusan keuangan yang dipilih oleh #temanprita di usia 30-an, sadar atau tidak akan memberikan dampak besar terhadap masa depan. Oleh karena itu, jangan sampai salah dalam menentukan keputusan.

Kali ini Prita membagikan lima kesalahan keuangan yang sering terjadi di usia 30-an. Seperti yang dilansir dari laman Instagram @pritaghozie, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

 Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Pinjam Uang ke Teman

1. Utang konsumtif?

Rela berutang untuk membeli pengalaman karena merasa berhak menikmati hidup setelah bekerja keras.

2. Merasa hidup wonderful

Pemikiran ini membuat segelintir orang akan mempuyai pikiran bahwa menyisihkan dana darurat itu tidak penting. Padahal, dana darurat itu sangat penting.

 Baca juga: Jangan Stres Dulu Mikirin Biaya Sekolah saat Gaji Orangtua Dipotong, Coba Tips Ini

3. Senang menunda investasi

Investasi diperlukan sebagai pegangan di masa depan. Sering kali orang menunda investasi karena merasa masa pensiun masih sangat jauh.

4. Berharap pada Side-hustle

Untuk menambah penghasilan dibandingkan membangun aset aktif untuk penghasilan pasif.

 Baca juga: Jangan Stres Dulu Mikirin Biaya Sekolah saat Gaji Orangtua Dipotong, Coba Tips Ini

5. Terus menerus melakukan kesalahan

Kesalahan disini dimaksudkan adalah seperti, lebih suka trading untuk #cuancuanclub tapi tidak mempunyai dana darurat, lebih menyukai bayar cicilan padahal bisa dengan tunai. Menyukai menaruh uang di satu rekening karena merasa mahalnya biaya admin, gemar jajan ketimbang invetasi dan lebih mendengarkan cerita "inspirasi pengalaman" teman ketimbang bertanya ke pakar untuk mencari solusi.

"Sst, ini jadi reminder juga buat aku lho. Supaya kita bisa fokus memperbaiki kesalahan, dan siap untuk pension ready, pension happy!" tulis Prita dalam postingannya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini