Kasus Covid-19 Naik, Minat Investor ke Emas Makin Tinggi

Safira Fitri, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 320 2247176 kasus-covid-19-naik-minat-investor-ke-emas-makin-tinggi-TeZsXjLmZm.jpeg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas menguat pada akhir perdagangan kemarin. Harga emas terdorong lonjakan kasus covid-19 dan meningkatnya ketegangan Amerika Serikat-China mendorong permintaan terhadap aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat USD0,4 atau 0,02% menjadi ditutup pada USD1.813,8 per ounce, dilansir dari Xinhua, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp3.000 Dibanderol Rp937.000/Gram

"Lonjakan kasus yang dikonfirmasi, terutama di seluruh AS, langkah-langkah lockdown yang diterapkan kembali, serta meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan China, telah mendukung pelarian ke aset aman emas," kata analis Standard Chartered, Suki Cooper.

Presiden Donald Trump memerintahkan untuk mengakhiri status khusus Hong Kong di bawah hukum AS, yang memberikan perlakuan ekonomi istimewa kepada kota tersebut, mendorong Beijing untuk memperingatkan sanksi pembalasan.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp6.000 Dibanderol Rp940.000/Gram

Emas, yang secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah meningkat lebih dari 19% sepanjang tahun ini, terutama diuntungkan dari suku bunga yang lebih rendah dan langkah-langkah stimulus luas dari bank-bank sentral utama.

Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 23,1 sen atau 1,18% menjadi USD19,761 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD6,4 atau 0,76% menjadi ditutup pada USD843,2 per ounce.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini