Hore, Gajian Full Tanpa Dipotong Pajak Diperpanjang hingga Akhir Tahun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 320 2248437 hore-gajian-full-tanpa-dipotong-pajak-diperpanjang-hingga-akhir-tahun-bDPboMnZ9F.jpg Insentif Pajak Gajian Diperpanjang. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Pasal 21 cukup disampaikan wajib pajak pusat dan berlaku untuk semua cabang. Fasilitas ini sebelumnya hanya tersedia bagi 1.062 bidang industri dan perusahaan KIT," katanya.

Saat ini, wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 716 bidang industri tertentu, perusahaan KITE, dan perusahaan di kawasan berikat, ditetapkan sebagai PKP berisiko rendah sehingga mendapat fasilitas restitusi dipercepat hingga jumlah lebih bayar paling banyak Rp5 miliar, tanpa persyaratan melakukan kegiatan tertentu seperti melakukan ekspor barang atau jasa kena pajak, penyerahan kepada pemungut PPN, atau penyerahan yang tidak dipungut PPN.

Sebelumnya, pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak resmi memperpanjang masa berlaku insentif pajak hingga Desember 2020. Di mana sebelumnya hanya berlaku hingga September 2020.

Hal ini pun berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 86/PMK.03/2020.

“Bahwa Peraturan Menteri Keuangan No. 44/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Covid-19 dinilai sudah tidak tepat, sehingga perlu dicabut,” tulis pernyataan tersebut yang telah disetujui Menteri Keuangan Sri Mulyan

(fbn.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini