Insentif Pajak Gajian Diperpanjang hingga Akhir Tahun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 19 Juli 2020 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 320 2248491 insentif-pajak-gajian-diperpanjang-hingga-akhir-tahun-mC0b6A4Hab.jpg Insentif Pajak Gajian Diperpanjang. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperpanjang insentif berupa PPh pasal 21 atau pajak gajian bagi masyarakat yang bekerja di 1.189 bidang industri. Diharapkan stimulus ini dapat membantu masyarakat di tengah virus corona.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, karyawan yang bekerja pada perusahaan di salah satu dari 1.189 bidang industri tertentu, pada perusahaan yang mendapatkan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), dan pada perusahaan di kawasan berikat dapat memperoleh fasilitas pajak penghasilan ditanggung pemerintah.

Saat ini, wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 716 bidang industri tertentu, perusahaan KITE, dan perusahaan di kawasan berikat, ditetapkan sebagai PKP berisiko rendah sehingga mendapat fasilitas restitusi dipercepat hingga jumlah lebih bayar paling banyak Rp5 miliar, tanpa persyaratan melakukan kegiatan tertentu seperti melakukan ekspor barang atau jasa kena pajak, penyerahan kepada pemungut PPN, atau penyerahan yang tidak dipungut PPN.

Selain itu, pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak juga resmi memperpanjang masa berlaku insentif pajak hingga Desember 2020. Di mana sebelumnya hanya berlaku hingga September 2020.

Hal ini pun berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 86/PMK.03/2020.

Baca Selengkapnya: Hore, Gajian {Full} Tanpa Dipotong Pajak Diperpanjang hingga Akhir Tahun

(fbn.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini