Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Kuartal III-2020 Tumbuh 1% tapi Tak Mudah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 20 2251607 sri-mulyani-sebut-ekonomi-ri-kuartal-iii-2020-tumbuh-1-tapi-tak-mudah-oJx9ctYNX5.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah masih optimis perekonomian akan pulih mulai di kuartal III-2020. Bahkan akan berlanjut hingga kuartal-IV 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perekonomian Indonesia tahun ini akan sangat ditentukan oleh kinerja di kuartal III dan IV. Adapun di kuartal II 2020, dia memproyeksi ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 4,3%.

 Baca juga: Sri Mulyani Tancap Gas Pulihkan Ekonomi tapi Bisa Ngerem Dadakan

"Pertumbuhan ekonomi di periode Juli-September 2020 bisa tumbuh hingga 1% dalam skenario optimis. Namun dalam skenario terberatnya, perekonomian akan tumbuh negatif," kata Sri Mulyani dalam acara virtual di Jakarta, Jumat (24/7/2020)

Dia melanjutkan jika kuartal III bisa mencapai best scenario tersebut, maka perekonomian di tahun ini bisa tumbuh 1%. Sementara jika di kuartal III kembali negatif, perekonomian RI tahun ini diperkirakan minus 0,4%.

 Baca juga: Cerita Jokowi Telepon IMF hingga OECD soal Ekonomi Dunia yang Makin Buruk

"Untuk 2020 ini memang tergantung kinerja di kuartal III dan IV. Kalau kuartal III kita bisa hindari, tidak negatif, yang best scenario kuartal-III bisa 0,5 sampai 1%. Kalau negatif untuk kuartal III, kita mungkin masih akan negatif. Itu berarti kalau kita bisa sampai negatif, kita bisa resesi," katanya.

Dia pun akan tetap berupaya agar resesi bisa dihindari. Pemerintah pun masih terus menggencarkan seluruh belanja-belanja agar cepat sampai ke masyarakat.

"Kalau kita bisa turn positif seperti belanja-belanja dan ekonomi, maka kita bisa terhindar dari resesi. Ini kalau kita terhindar dari resesi, maka kita bisa skenario positif 1% untuk keseluruhan tahun ini," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini