Sri Mulyani Tancap Gas Pulihkan Ekonomi tapi Bisa Ngerem Dadakan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 20 2251592 sri-mulyani-tancap-gas-pulihkan-ekonomi-tapi-bisa-ngerem-dadakan-Bp6Y5Hc7EW.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com/Instagram/@Smindrawati)

JAKARTA - Pemerintah terus mengejar pemulihan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV di 2020. Hal ini agar terhindar dari jurang resesi ekonomi Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, akan terus mengegas dalam memulihkan ekonomi Indonesia. Apalagi, seiring dengan kuartal kedua yang mengalami kontraksi lebih dalam untuk pertumbuhan ekonomi.

 Baca juga: Kabar Baik, Indonesia Masih Bisa Selamat dari Jurang Resesi

"Kalau mau ngegas kita udah beri relaksasi kegiatan ekonomi dipulihkan, lalu perdagangan digenjot apa itu manufaktur atau sektor transportasi yang penting mulai kegiatan ekonomi. Kalau ada ancaman kesehatan terus naik ya kita rem pemulihan ekonominya," ujar Sri Mulyani dalam dikusi virtual di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Dia melanjutkan covid ini memberikan dampak luar biasa bagi semua negara. Apalagi negara yang penerimaannya dan pendapatannya bergantung pada ekspor pasti akan tertekan yang membuat negara di dunia tertekan.

 Baca juga: Penanganan Corona Jadi Kunci RI Menuju Ekonomi Terbesar ke-5 Dunia

"Kalau Indonesia bisa mengejar di triwulan ketiga dan keempat maka bisa kita pulih dan terhindar dari kontraksi ekonomi yang dalam," jelasnya.

Mantan anggota bank dunia ini menambahkan reformasi struktural adalah pilar pentingbagi penguatan perekonomian Indonesia di masa depan. Hal ini sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa, untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

"Semua realokasi anggaran kita lakukan dan kita alihkan ke ekonomi Indonesia," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini