Strategi Luhut Ekspor Besar-besaran Udang di Tengah Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 320 2251683 strategi-luhut-ekspor-besar-besaran-udang-di-tengah-covid-19-E7a0uAK3w0.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah menggelar rapat terkait perizinan berusaha budi daya udang. Menurutnya udang akan diberdayakan, di mana KKP mempunyai 100 ribu hektare lahan di seluruh Indonesia.

"Pak Menteri KKP mempunyai 100.000 hektare lahan udang ada di Sulawesi, Jawa Pantai Selatan, Lampung dan Singkil Aceh. Jadi sekarang tim kecil lagi menginventarisasi berapa puluh ribu. Kita coba target 30.000 ha tahun ini," ujar dia di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Cuan Saham Farmasi, IHSG Kokoh di Level 5.128 

Kemudian, lanjut dia, apabila ini berjalan dengan baik maka akan ciptakan lapangan kerja puluhan ribu. Kemudian ekspor udang Indonesia saat ini sedang tinggi. Sebab di India sedang lockdown tidak ada produksi.

"Ini momentum yang bagus. Maka itu kalau kita bisa bikin 30.000 ha, 40.000 ha, atau 50.000 ha. Tapi target pertama kita sekarang 30.000 ha. Itu semua administrasi peraturannya kita sepakat membuat cepat dengan tiga izin. Tapi semua itu kita verifikasi tidak melanggar aturan," ungkap dia.

Baca Juga: Saham Farmasi Bawa Hoki karena Naik Gila-gilaan, Saatnya Buy? 

Dia juga memastikan budi daya udang ini untuk ekspor ke negara-negara seluruh dunia. Seperti India dan Amerika Serikat, Jepang dan China. Di mana Amerika Serikat yang demand-nya lagi naik sekarang.

"Dan budi daya udang ini sekalian untuk memanfaatkan hutan bakau," tandas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini