Resesi, Drakor dan K-Pop Tak Bisa Selamatkan Ekonomi Korea Selatan

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 25 Juli 2020 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 25 320 2251877 resesi-drakor-dan-k-pop-tak-bisa-selamatkan-ekonomi-korea-selatan-ulQwlRVJAT.jpg DAY6 (Foto: JVP Entertainment)

JAKARTA - Korea Selatan (Korsel) resmi masuk ke jurang resesi setelah pertumbuhan ekonominya minus 3,3% pada kuartal II-2020. Sebelumnya ekonomi negeri K-Pop tersebut minus 1,3% pada kuartal I-2020.

Korsel menyusul Singapura yang terlebih dahulu masuk jurang resesi dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Sst... Bos Hyundai Mau Video Call Menko Luhut, Bahas Apa Ya? 

Hal ini menjadi yang pertama bagi Korea Selatan setelah 17 tahun terakhir ekonominya tumbuh positif. Sebagai informasi, suatu negara disebut resesi jika ekonominya terkontraksi atau minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan, resesi yang terjadi di Korea Selatan akan sulit terbendung. Meskipun, Negara Ginseng itu punya drama korea (drakor) dan Kpop belum bisa menyelamatkan ekonomi.

"Korea Selatan yangg punya k-pop dan drakor belum bisa membantu ekonominya. " kata Piter saat dihubungi, Jakarta, Sabtu (25/7/2020)

Baca Juga: 6 Fakta Korsel Masuk Jurang Resesi, Negeri K-Pop Kalah Lawan Corona 

Menurutnya, hampir semua negara sekarang ini diambang resesi akibat wabah covid-19. Meskipun negara Korea Selatan itu punya sektor yang begitu unggul, tidak bisa menahan pelemahan ekonomi akibat pandemi virus corona.

"Semua akibat wabah, karena wabah ini membatasi atau bahkan menghentikan aktivitas sosial ekonomi," tandasnya.

(dni.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini