Fakta Proyek MRT Fase II Dimulai Akhir Juli hingga Habiskan Rp22,5 Triliun

Natasha Oktalia, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 320 2252502 fakta-proyek-mrt-fase-ii-dimulai-akhir-juli-hingga-habiskan-rp22-5-triliun-c7R988Y6Vy.jpg MRT (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit atau MRT William Sabandar mengatakan, pembangunan proyek MRT tahap dua sudah disiapkan. Dia menyebut pengerjaan proyek akan dilakukan pada akhir Juli tahun ini.

Dalam pembangunan tahap dua MRT ini, kata dia, mencakup dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Kota kemudian dilanjutkan hingga ke stasiun Depo di kawasan Jakarta Utara. Konstruksi ini mampu menelan biaya sebesar Rp22,5 triliun yang terdiri atas 51% ditanggung pemerintah DKI Jakarta dan 49% ditanggung pemerintah pusat.

Berikut adalah fakta mengenai pembangunan MRT fase 2 yang dirangkum Okezone, Senin (27/7/2020).

1. Skema Pembiayaan

William mengatakan, skema pembiayaan sendiri dibagi dalam dua bagian, bagian pertama sudah terealisasi sebesar Rp9 triliun.

"Itu sudah ditandatangani antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang. Kalau bagian kedua, ini akan dialokasikan kalau anggaran sudah digunakan," ujar William dalam konferensi pers, di Wisma Nusantara, Rabu (22/7/2020).

 Personel TNI Berjaga di Stasiun MRT Bundaraan HI

2. Konstruksi Bawah Tanah

William juga menyebut pembangunan fase dua MRT dengan lintasan sepanjang 5,8 kilometer (km) dari Thamrin- Kota, sedangkan dari Kota-Depo sepanjang 6 km. Dengan tipe konstruksi bawah tanah. Jalur baru ini juga akan ditambahkan tujuh stasiun baru yang terdiri atas, stasiun Thamrin, Monas, Harmoni, Mangga Besar, Glodok, Kota, Mangga Dua, Ancol, dan Depo.

Pembangunan tahap dua sendiri juga dibagi menjadi tiga tahap yakni, tahap satu dilaksanakan pada akhir Juli 2020 hingga Maret 2023. Tahap dua April-Desember 2023, tahap tiga Januari 2023 hingga Maret 2025.

3.Jalur MRT Selatan-Utara Terhubung

Jika pembangunan MRT tahap II selesai, maka jalur MRT Selatan- Utara akan terhubung dari Lebak Bulus hingga Ancol Barat.

“Kami sudah persiapan dengan Kementerian Perhubungan untuk MRT di jalur Timur dan Barat. Ini akan menghubungkan di Kalideres di Jakarta Barat ke Jakarta Timur di Ujung Menteng. Jadi diharapkan tahun 2028 Jakarta akan ada kurang lebih 56 km,” kata William.

4. 2 Stasiun Bawah Tanah

Proyek moda raya terpadu (MRT) Jakarta fase II pengerjaan CP201 akan punya dua stasiun bawah tanah yakni Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas. Untuk melakukan pengerjaan itu, akan ada perombakan habis-habisan di sekitar kawasan tersebut.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim mengatakan mulai Oktober sampai sepanjang pembangunan, bangunan cagar budaya seperti Tugu Jam Thamrin yang dibangun sejak 1969 akan dipindahkan sementara atau di relokasi.

"Jadi setelah kita konsultasi dengan Pemprov harus di relokasi selama pembangunan MRT Stasiun Thamrin. Saat ini kita sedang melakukan scanning dan evaluasi struktur. Rencananya bulan Oktober akan dilakukan relokasi," kata Silvia dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini