Masa Kerja 2.000 TKA China di Proyek Kereta Cepat Hanya 6 Bulan

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 320 2252754 masa-kerja-2-000-tka-china-di-proyek-kereta-cepat-hanya-6-bulan-Hqmw3ek95c.jpg Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Sindonews/Michelle)

JAKARTA - Dalam pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta Bandung terdapat 12.000 pekerja yang terlibat terdiri dari 10.000 tenaga kerja lokal dan 2.000 tenaga kerja asing (TKA) China. Meski demikian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menekankan bahwa penggunaan jasa TKA China ini sudah sesuai Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).

"Saya pastikan pengerjaannya sudah sesuai RPTKA, dan juga perbandingan pekerja China dibanding lokal 1:5," ujar Ida saat meninjau proyek kereta cepat oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Baca Juga: 2.000 TKA China Garap Poyek Kereta Jakarta-Bandung 

Dia mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari jumlah pekerja China ini karena pekerja lokal tetap diutamakan. "Kita tetap mengutamakan pekerja lokal, dan pekerja China hanya untuk transfer ilmu, pengetahuan, dan teknologi, karena mereka yang punya pengalaman proyek kereta cepat, kita belum," ungkap Ida.

Keberadaan TKA China ini diperlukan karena manual book, prosedur, dan petunjuk peralatan serta proyek masih dominan menggunakan bahasa China.

Baca Juga: Menko Luhut: 500 TKA Hasilkan Tenaga Kerja Ahli, Bukan Tukang Pacul 

"Meski begitu, TKA China ini tidak akan lama, maksimal 6 bulan dan transfer ilmu dan teknologi sudah diberikan. Yang akan jangka panjang adalah pekerja kita yang lokal," tegas Ida.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini