Dia melanjutkan, relawan akan diambil sampel darahnya. Setelah 14 hari, relawan akan diberikan vaksin. Selang 14 hari, relawan akan diberikan vaksin kembali.
"Jadi ada empat kunjungan penelitian yang akan dilakukan terhadap saya. Ini dilakukan supaya apa yang menjadi sebuah tantangan kita, bagaimana vaksin ini bisa dijadikan vaksin untuk menghadapi corona," jelasnya.
Baca Juga: Vaksin Corona Made in China Sudah Uji Klinis, Kapan Mau Disuntik?
Sebagai informasi, Bio Farma menargetkan uji klinis dimulai pada Agustus mendatang dan diperkirakan memakan waktu enam bulan. Jika uji klinis berjalan lancar, induk perusahaan BUMN sektor farmasi ini menargetkan dapat memproduksi vaksin pada kuartal I-2021.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.