Dirut BTN Targetkan Kredit Rp15 Triliun Habis Terserap

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 470 2254201 dirut-btn-targetkan-kredit-rp15-triliun-habis-terserap-MRnJyUYyvT.jpg Penyaluran Kredit untuk KPR Rumah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat permintaan perumahan kembali meningkat. Pasalnya selama PSBB, lebih banyak aktivitas masyarakat di rumah sehingga penjualan rumah mengalami kelesuan.

"Sektor kebutuhan dasar, tapi demandnya masih cukup tinggi. Setelah dilonggarkan PSBB, Juni lalu, permintaan masyarakat pada papan ini kita lihat cukup sehat," kata Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala Nugraha Mansury dalam diskusi virtual, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: 17 Ribu Debitur BTN Ajukan Restrukturisasi Kredit

Dia menjelaskan, sebagai salah satu entitas perbankan dalam ekosistem perumahan , adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana menjadi angin segar bagi sektor properti.

"Kredit yang dialirkan Bank BTN, juga memiliki dampak ekonomi jangka panjang. Tidak hanya itu, kredit yang disalurkan ke sektor perumahan pun akan memberikan multiplier effect terhadap sekitar 177 subsektor industri lainnya," tuturnya.

Menurut dia, pihaknya tercatat telah menerima dana negara sebesar Rp5 triliun pada Juni 2020. Dia memprediksi seluruh dana negara yang telah ditempatkan akan terserap habis pada akhir Juli 2020.

Baca Juga: Pelonggaran Kredit, OJK Beri Ruang Gerak Bank dan Leasing

“Kami meyakini perseroan bisa menyalurkan total kredit sebesar Rp15 triliun dari dana negara tersebut sebelum akhir September 2020,” kata Pahala.

Pahala melanjutkan hingga kini sektor perumahan di Tanah Air baru memberikan kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 2,77%. Posisi tersebut jauh di bawah kontribusi properti di negara kawasan Asean lainnya yang berkisar 8%-23%.

“Sehingga kami berkomitmen akan terus mendukung pengembangan sektor perumahan. Apalagi di masa pandemi ini, rumah menjadi tempat berlindung paling aman bagi masyarakat Indonesia,” kata Pahala.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini