Demo saat Corona, Menko Luhut: Bisa Jadi Klaster Baru

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 04:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254651 demo-saat-corona-menko-luhut-bisa-jadi-klaster-baru-4LYj3sgDRn.jpg Demo Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Jumlah kasus virus corona di Indonesia terus bertambah dengan banyaknya klaster atau tempat penyebaran virus yang baru. Aksi demo pun dinilai sangat rentan menjadi klaster baru Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan pun meminta masyarakat untuk tidak berkerumun. Sebab dampaknya bisa menjadi klaster baru.

"Di Jakarta itu, demonstrasi mereka tahu enggak itu dampaknya mereka bisa bikin cluster baru. Cobalah untuk menahan diri dahulu karena kita juga sama-sama menahan diri untuk tidak keluar rumah," ujar Menko Luhut.

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak Omnibus RUU Cipta Kerja

Sebelumnya, Ketua Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menjelaskan, pada prinsipnya ada tempat-tempat yang berisiko tinggi untuk penularan Covid-19.

Tempat berisiko tinggi adalah di tempat-tempat yang tertutup, ada banyak orang di dalamnya dan cukup lama. Selain kantor, sejumlah ruangan dengan karakteristik serupa juga rentan menjadi klaster Covid-19.

“Kantor memenuhi tempat berisiko tinggi selain misalnya bioskop, kendaraan umum, gereja, masjid, sekolah, pesantren, kapal pesiar dan yang lain. Jadi intinya ruang tertutup, agak lama di situ, banyak orang, nah itu berisiko,” kata Zubairi. (feb)

Baca Selengkapnya: Menko Luhut Sebut Aksi Demonstrasi Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini