Erick Thohir Bilang Tugasnya Berat, Apa Itu?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254731 erick-thohir-bilang-tugasnya-berat-apa-itu-VLsTjdRYF7.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tugasnya sebagai pejabat negara semakin berat. Sebab, dirinya dipercayakan menjadi Ketua Pelaksana Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di samping menahkodai Kementerian BUMN.

Meski berat, Erick siap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara serius yang diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Politikus Gerindra Jadi Komisaris Utama Asabri

"Tugasnya sudah mulai banyak, saya dapat tugas sebagai Ketua Pelaksana daripada Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, bersama Wamen (BUMN) saya Pak Budi, ini tugas yang sangat berat tetapi tentu kita jalani dengan serius," ujar Erick, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Tugas tersebut merupakan bagian terpenting daripada upaya pemerintah dalam menangani dampak dari Covid-19 baik di sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial. Bahkan, dia menyebut, tugas tersebut harus bisa dilakukan dengan mendobrak segala keterbatasan agar mampu menembus batas.

"Kita sebagai bangsa bisa breakthrough daripada kondisi Covid-19 dan pemulihan ekonomi," kata dia.

Baca Juga: Di Hadapan DPR, Dirut Asabri Minta Benny Tjokro dan Heru Hidayat Tanggung Jawab

Erick mengatakan, semua keberhasilan yang akan dicapai pihaknya tidak ada artinya jika tidak didukung oleh Kementerian lain dan masyarakat. Apapun teori itu, kata dia, tidak mungkin berhasil kalau tidak ada bantuan masyarakat. Bantuan masyarakat yang dimaksud Erick adalah peran masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Corona.

"Bentuk keberhasilan kami semua tidak ada artinya kalau tidak didukung oleh Kementerian lain ataupun atau pun para generasi muda dan semua masyarakat. Apapun teorinya kita tidak mungkin berhasil kalau para masyarakat tidak membantu kami," ungkap Erick.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini