Pengusaha Putar Otak Bertahan dari Corona

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 320 2256128 pengusaha-putar-otak-bertahan-dari-corona-uEPi3N9JyY.jpg Virus Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pengusaha yang bergerak di sektor logistik merupakan salah satu yang paling terkena dampak akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Demi mempertahankan usahanya terus berjalan di tengah pandemi, mereka memutar otak untuk mengalihkan bisnis yang mereka geluti sejak lama tersebut.

Sekjen Indonesia Multimodal Transport Association (IMTA) Kyatmaja Lookman mengatakan, beberapa kerabatnya ada yang beralih ke pengantaran barang yang berasal dari pasar daring. Sebab, tak dapat dipungkiri bila transaksi penjualan di e-commerce meningkat tajam selama penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sekarang mulai banyak teman-teman yang merelokasikan asetnya dengan sektor itu (e-commerce). Entah bekerjasama dengan perusahaan online atau mulai memberli unit-unit (truk) yang kecil,” kata Kyatmaja dalam acara Market Review di IDX Channel, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Kinerja Industri Logistik Terjun Bebas hingga 90% Imbas PSBB 

Selain merambah ke sektor usaha daring, kata dia, pihaknya pun juga mulai melakukan pendekatan terhadap pelaku industri kesehatan. Dia menilai saat pandemi masih belum ditemukan sebuah vaksinnya, sepertinya kedua jenis bisnis itu akan terus dicari orang.

“Masuk ke sektor-sektor yang lagi tinggi, mulai melakukan pemasaran yang dulu bukan pasarnya. Contohnya, e-commerce dan kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga: Jalur Ciawi-Puncak Bakal Ada Rest Area Senilai Rp61 Miliar 

Dia menjelaskan, akibat kebijakan PSBB yang diterapkan di seluruh daerah di Indonesia kegiatan usaha logistik mengalami penurunan di antara 60% hingga 90%

“Kalau persentase (penurunan), kami sepakat dengan dari beberapa asosiasi, antara 60%-90% penurunan permintaannya,” katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini