Beri Tarif Listrik Diskon hingga Gratis, Keuangan PLN Tak Terganggu

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 20 2257588 beri-tarif-listrik-diskon-hingga-gratis-keuangan-pln-tak-terganggu-2mknSF23IC.jpg Listrik (Okezone)

JAKARTA - Tarif listrik gratis dan diskon 50% masih berlaku hingga bulan ini. Bahkan, pelanggan yang mendapatkan gratis listrik pun ditambah.

Di mana sebelumnya, pemerintah memutuskan memperpanjang pemberian tarif listrik gratis untuk pelanggan 450 VA dan diskon 50% pada pelanggan 900 VA hingga September 2020.

Sekarang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1.300 va ke atas. Apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh-nya.

 Baca juga: Daftar Pelanggan yang Dapat Insentif Listrik hingga Akhir Tahun

Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA berupa pengurangan biaya beban.

Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah. Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

 Baca juga: Jadi Beban saat Covid-19, Pengusaha Ritel Tunggu Insentif Listrik

Merangkum artikel Okezone, Jakarta, Rabu (5/8/2020), PLN memastikan stimulus ini tidak akan mengganggu keuangan PLN. Pasalnya setiap stimulus yang diberikan akan diganti pemerintah melalui mekanisme kompensasi seperti halnya stimulus yang telah diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

Adapun program ini diberikan bagi:

1. Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA s.d. S-3/> 200 kVA);

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan

c. Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA keatas);

 Baca juga: Bahaya, Main Layang-Layang Bisa Bikin Daerah Gelap Gulita

2. Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

3. Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan

c. Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA). (rzy)

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini