Ancaman Resesi, Benarkah Harus Pegang Uang Tunai Banyak?

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 320 2258339 ancaman-resesi-benarkah-harus-pegang-uang-tunai-banyak-Nn2K7piKFv.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

"Yang harus kita sediakan tadi ya dana darurat tadi gabungan dengan investasi kita. Kalau mengandalkan itu akan sangat besar. Oleh karena itu disiasati dengan adanya asuransi," kata Mike.

Menurut Mike, nantinya likuiditas ini lah yang akan digunakan untuk menghadapi situasi tersulit seperti resesi ekonomi karena pandemi. Sehingga pada saat situasi seburuk apapun sudah bisa tercover seluruhnya.

Sebagai salah satu contohnya adalah ketika terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau usahanya bangkrut tidak perlu pusing-pusing. Karena sudah ada dana darurat dan investasi tadi yang siap dicairkan ketika membutuhkan biaya hidup.

"Likuiditas itu dalam konteks kalau situasi terburuk terjadi. Kita mesti survive gitu. Survivenya paling bagus memang kalau kita punya uang tunainya. Cuma kondisi survival ini tidak ada batasnya. Bisa makin panjang, bisa pendek tapi besar banget daruratnya. Makanya tergantung situasi daruratnya seperti apa," kata Mike.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini