BLT Pekerja Cair 2 Bulan Sekali Mulai September, Rp1,2 Juta Masuk Rekening

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 320 2258401 blt-pekerja-cair-2-bulan-sekali-mulai-september-rp1-2-juta-masuk-rekening-EF8BAvhnbu.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah buka-bukaan soal program subsidi gaji bagi pekerja yang memiliki upah di bawah Rp5 juta.

Ida mengatakan, subsidi gaji yang akan diberikan selama empat bulan ini merupakan perluasan stimulus bantuan sosial (bansos) yang bertujuan untuk meningkatkan daya beli dan perekonomian pekerja beserta keluarganya yang karena Covid-19 berkurang pendapatannya.

"Jumlah pekerja swasta yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta sebanyak 13,8 juta pekerja. Data ini berasal dari BPJS Ketenagakerjaan yang akan terus divalidasi untuk memastikan tepat sasaran dan meminimalkan terjadinya duplikasi. Pemerintah berharap subsidi ini dapat menjaga daya beli dan kesejahateraan pekerja yang terdampak Covid-19, " katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Dapat BLT Rp600.000/Bulan, Ini Kata Pekerja Gaji Pas-pasan 

Ida menambahkan, subsidi gaji diberikan sebesar Rp600.000 per bulan selama empat bulan dan akan diberikan per dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta.

"Pemerintah akan membayarkan dua kali karena kita ingin memastikan daya beli dan konsumsi tetap terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat," ujarnya.

Baca Juga: Sorry, PNS dan Pegawai BUMN Tak Dapat Bantuan Rp600.000 

Ida siap menjalankan program subsidi gaji bagi pekerja yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta. Subsidi langsung ini diyakini dapat membantu pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

"Bantuan ini merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemnaker, Kemenkeu dan BPJS Ketenagakerjaan. Kita targetkan program ini dapat berjalan bulan September, " kata Ida.

Ida memastikan pekerja penerima subsidi ini adalah pekerja swasta di luar PNS dan pegawai BUMN. Pekerja penerima subsidi harus pekerja yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

"Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi para pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan," tambahnya.

Untuk program subsidi ini, Kementerian Keuangan telah menganggarkan dana sekitar Rp33,1 triliun. Diharapkan stimulus baru ini mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga agar terhindar dari resesi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini