Lakukan 4 Langkah Ini Sebelum Beli Asuransi

Safira Fitri, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 320 2259021 lakukan-4-langkah-ini-sebelum-beli-asuransi-JdfycNDImg.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Dalam menggunakan program asuransi, setiap orang memiliki kebutuhan, keinginan, serta tanggungan yang berbeda-beda. Jumlah anggota keluarga bertambah, tanggungan pun kian bertambah.

Dengan demikian, situasi yang membutuhkan penyesuaisan tersebut juga berpengaruh dalam program asuransi tertentu. Seperti dikutip dari buku "Succesful Financial Planner" oleh Prof. Dr. Adler H. Manurung, R.F.C., Lutfi T. Rizky, S.E., M.M., R.F.A., Jakarta, Sabtu (8/8/2020), langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam merencanakan program asuransi tersebut antara lain.

Baca Juga: Kuliah di Luar Negeri, Cek Dulu Keuangannya agar Tak Kaget

Langkah pertama, tetapkan tujuan berasuransi. Dalam mengelola risiko, terdapat hal-hal yang mendasarinya, seperti mengalihkan risiko nilai ekonomis atau mengganti kemungkinan kerusakan atau kehilangan atas properti.

Keputusan untuk membeli mobil, misalnya harus diimbangi dengan usaha melindungi diri dari kemungkinan kehilangan kemampuan secara finansial, juga kemungkinan atas kerusakan fisik kendaraan.

Baca Juga: Wajib Baca, 5 Cara Ini Ampuh untuk Redam Hasrat Belanja

Langkah kedua, buat rencana mencapai tujuan berasuransi. Merencanakan sesuatu mencerminkan tingkat kedewasaan seseorang. Hal tersebut terlihat dari bagaimana seseorang mengelola risiko yang mungkin terjadi daripada membiarkannya saja.

Risiko apa saja yang telah dihadapi dalam hidup ini? Sesuaikan risiko tersebut dengan tujuan hidup. Untuk mengerti dan memahami hal tersebut, harus mengumpulkan informasi yang banyak mengenai segala sesuatu tentang asuransi, seperti apa atau siapa yang harus diasuransikan, jenis asuransi yang dibutuhkan, besaran premi, dan perusahaan asuransi yang sesuai dengan profil diri.

Langkah ketiga, yaitu action. Sesuaikan kebutuhan asuransi dengan anggaran yang telah dibuat, hitung kebutuhan asuransi mulai dari kebutuhan membeli asuransi jiwa, kesehatan, lalu asuransi yang melindungi properti. Lakukan satu per satu dan tetap realistis dengan pendapatan serta anggaran.

Langkah terakhir keempat adalah review. Evaluasi program asuransi yang telah dibuat, sedikitnya dua atau tiga tahun sekali atau ketika ada perubahan siklus dalam hidup, seperti menikah, bertambah anggota keluarga, dan memiliki rumah sendiri.

Kebutuhan jumlah uang pertanggungan (UP) dalam asuransi jiwa akan bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah tanggungan dalam keluarga, bertambahnya jumlah keturunan atau menanggung kebutuhan orang tua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini