10 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 320 2260191 10-pembangkit-listrik-tenaga-surya-terbesar-di-dunia-7kKDYPeWXX.jpg 10 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Banyak negara saat ini fokus pada pengembangan energi terbarukan, salah satunya Indonesia. Munculnya masalah lingkungan karena emisi beracun dan perubahan iklim menjadi perhatian utama dunia saat ini.

Alternatif energi yang dicari dengan memenuhi kriteria ramah lingkungan, salah satunya dari matahari atau tenaga surya. Pembangkit listrik tenaga surya tersebut diklaim ramah lingkungan serta aman untuk pencegahan pemanasan global.

Mengutip dari Koran Sindo, Selasa(11/8/2020). Berikut 10 pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia.

1. Tengger Desert Solar Park

Tenaga surya 1547MW yang berada di Zhongwei, Ningxia China ini merupakan pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. Tenaga surya tersebut dimiliki oleh Pemerintah China dan rampung dibangun pada 2017 silam. Pembangkit surya ini juga dikenal sebagai "Tembok Besar Tenaga Surya" (Great Wall of Solar). Berlokasi di Gurun Tengger, gurun gersang seluas 36.700 km menjadikan lokasi ini sangat cocok dijadikan sumber tenaga surya terbaik.

Baca Juga: India Agresif Pengembangan EBT, Kalau Indonesia?

2. Kurnool Ultra Mega Solar Park

Pembangkit listrik tenaga surya Ultra Mega Kurnool menempati lahan seluas 5.932 hektare. Beroperasinya pembangkit listrik ini cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik hampir seluruh wilayah listrik Kurnool. Pemilik pembangkit ini yakni Andhra Pradesh merencanakan menambah kapasitas energi pembangkit surya ini menjadi 2.750 megawatt. Pembangkit ini rampung dibangun pada tahun 2017.

3. Longyangxia Dam Solar Park

Berlokasi di atas dataran tinggi Tibet di China. Taman Solar Dam Longyangxoa memiliki luas hampir sebesar wilayah Macau pembangkit listrik tenaga surya ini terintegrasi dengan pembangkit listrik tenaga air dari bendungan Longyangxia, yang memanfaatkan perairan Sungai Kuning China. Pembangkit tersebut diketahui milik Huanghe Hydropower Development, yang selesai dibangun pada tahun 2015. Dengan besaran tenaga surya sebesar 850 megawatt.

Baca Juga: Pemerintah Hibahkan Anggaran Bangun PLTS ke Pemda

4. Villanueva PV Plant

Villanueva PV Plant adalah pembangkit listrik tenaga matahari terbesar di Meksiko yang sedang dikerjakan oleh perusahaan Enel Green Power Mexico. Villanueva sudah terdiri dari 2,5 juta panel surya dengan output energy proyek yang dihasilkan sebesar 327 megawatt dengan fase kedua pengembangan pembangkit tenaga surya Villanueva 3 sehingga total energi yang dihasilkan mencapai 828 megawatt. Enel Green Power menginvestasikan lebih dari USD65 juta untuk membangun Villanueva dan mampu mengurangi emisi karbon dioksida sebanyak 780.000 ton. Selesai dibangun pada tahun 2018.

5. Kamuthi Solar Power Project

Proyek tenaga surya Kamuthi menggunakan 2,5 juta modul surya dan 380.000 yayasan. Menyediakan tenaga bersih yang cukup mensuplai 150.000 rumah, proyek tersebut diharapkan bisa mengurangi kadar polusi di India yang dalam beberapa tahun terakhir cukup tinggi. Pemilik dari tenaga surya tersebut adalah Adani Power. Tenaga surya tersebut selesai dibangun pada tahun 2016, memiliki output daya sebesar 648 megawatt.

6. Ouarzazate Solar Power Station ( Noor Complex Solar Power Plant)

Juga dikenal dengan Noor Power Station, pembangkit listrik tenaga surya ini berada di area seluas 6.178 hektare dan diperkirakan menelan biaya pembangunan sekitar USD9 miliar. Pemilik dari tenaga listrik ini adalah Moroccan Agency For Solar Energy, dengan output daya sebesar 580 megawatt. Fase pertama dari proyek ini, Noor I CSP membuka jalan bagi daya berkelanjutan ketika terhubung ke jaringan listrik Maroko pada tahun 2016. Fase II selesai pada 2018 dan dua fase lagi direncanakan untuk masa depan.

7. Solara Star Projects

Dipertahankan dan dioperasikan oleh SunPower Services. Solar Star membentang di lahan seluas lebih dari 3.200 hektare dan merupakan proyek tenaga surya terbesar di dunia saat pertama kali selesai. Hanya dalam 3 tahun konstruksii, proyek Solar Star menghasilkan 650 pekerjaan konstruksi di samping 40 operasi dan pekerjaan pemeliharaan. Pembangkit ini menggunakan 1,7 juta panel surya dan mampu mengaliri listrik ke 255.000 rumah. Pemilik dari tenaga listrik ini adalah BHE Renewables, dan selesai dibangun pada tahun 2015.

8. Ivanpah Solar Power Facility

Pembangkit listrik milik NRG Energy, Bright Source Energy dan Google. Pembangkit listrik tenaga surya Ivanpah berada di area seluas 3.500 hektare di Gurun Mojave dan menghasilkan daya yang cukup untuk mengaliri listrik ke 140.000 rumah. Pembangkit listrik tersebut rampung dibangun pada tahun 2014. Besaran output daya dari pembangkit listrik ini sebesar 392 megawatt.

9. Agua Caliente Solar Project

Meliputi 2.400 hektare tanah, pembangkit listrik tenaga surya besar ini dimiliki oleh NRG Energy dan BHE Renewables serta dikembangkan oleh First Solar. Proyek Agua Caliente menggunakan tenaga surya untuk mencegah emisi sekitar 324.000 ton karbondioksida ke atmosfer bumi. Dengan besaran output daya 290 megawatt. Proyek tersebut berhasil dibangun pada tahun 2014.

10. Setouchi Kirei Mega Solar Power Plant

Terletak di Prefektur Okayama di Jepang, Kota Setouchi adalah rumah bagi salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. Pembangkit Setouchi Kirei Mega Solar Power Plant memiliki sekitar 900.000 panel surya. Dengan output daya sebesar 235 megawatt. Pembangkit ini menggunakan panel PV yang terdiri sel fotovoltaik untuk mengubah dan meningkatkan tenaga surya menjadi listrik yang dapat digunakan dengan teknologi tercanggih. Pembangkit listrik tersebut dimiliki oleh Setouchi Future Creations LLC dan rampung dibangun pada 2018.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini