Data Bansos Tak Sesuai di Jatim, Emil Dardak: Mungkin Dulu saat Diketik Salah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 320 2260979 data-bansos-tak-sesuai-di-jatim-emil-dardak-mungkin-dulu-saat-diketik-salah-21cb0EO27H.jpg Emil Dardak (Okezone)

JAKARTA - Data penerima bantuan sosial (bansos) masih tumpang tindih di daerah. Apalagi, data bansos juga belum ter-update secara baik.

Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengatakan ada 3,8 juta keluarga dari 5,2 juta penerima bansos. Adapun bantuannya berbeda dari data Kementerian Sosial yang seharusnya mendapatkan Rp300 ribu hingga Rp600 ribu.

 Baca juga: Waduh, Sri Mulyani Akui Data Bansos Belum di-Update sejak 2015

"Ada 3,8 juta keluarga dari 5,2 juta penerima bansos dari Kementerian Sosial, yang bantuannya mentok Rp200 ribu per bulan padahal seharunya Rp300 ribu atau Rp600 ribu," kata Emil dalam diskusi virtual, Rabu (12/8/2020).

Dia melanjutkan penyaluran bansos menjadi kurang efektif. Termasuk bansos untuk penanganan covid-19 dari pemerintah pusat. Pasalnya, data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari penerima bansostidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

 Baca juga: Sri Mulyani Punya Bansos Khusus untuk Perempuan, Apa Itu?

"Ternyata banyak NIK yang masuk ke data penerima bansos, begitu kita cek NIK-nya tidak ada di database. Karena mungkin dulu ketika ditulis atau diketik itu salah. Nah ini kan jadi pertanyaan, lalu bantuannya ini sampai ke siapa sebenarnya," ungkapnya.

Dia menambahkan Pemprov Jatim bersama dengan KPK, BPKP, dan Kejaksaan Agung tengah menyusun data penerima bansos yang tepat sasaran. Sehingga nantinya data ini bisa dipertanggungjawabkan.

 Baca juga: Sri Mulyani Kaji Bansos Pelajar yang Kesulitan Belajar Online

"Kita mengintervensi berbasis Kartu Keluarga (KK). Kalau misalnya keluarga ini bisa kita identifikasi, kita bisa tahu apakah di satu KK ini ada bantuan yang tumpang tindih. Ini banyak sekali. Karena bantuan tentunya tidak unlimited, maka kita prioritaskan pada keluarga yang belum pernah mendapatkan," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini