Share

Gagal Bayar, OJK Jatuhi Sanksi ke Asuransi Jiwa Kresna

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 20 2262113 gagal-bayar-ojk-jatuhi-sanksi-ke-asuransi-jiwa-kresna-kcrHVX1VoE.jpg OJK Jatuhi Sanksi pada Asuransi Jiwa Kresna. (Foto: Okezone.com/Docusign)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenakan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) kepada PT Asuransi Jiwa Kresna yang telah melanggar ketentuan mengenai pelaksanaan rekomendasi atas hasil pemeriksaan sebelumnya. Sanksi ditetapkan melalui surat OJK nomor S-342/NB.2/2020 tanggal 3 Agustus 2020.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo mengatakan, setelah dikenakan sanksi, PT Asuransi Jiwa Kresna dilarang melakukan kegiatan penutupan pertanggungan baru untuk seluruh lini usaha sejak tanggal 3 Agustus 2020 sampai dengan dipenuhinya rekomendasi hasil pemeriksaan OJK.

Baca Juga: OJK: Bank Sudah Mitigasi Risiko di Tengah Covid-19

"OJK telah melakukan pemeriksaan untuk periode tahun 2019 yang dilakukan pada Februari 2020. Pada pemeriksaan tersebut, OJK menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan PT Asuransi Jiwa Kresna khususnya pada produk K-LITA," ujar Anto dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2020).

Anto menambahkan, pada Februari 2020, untuk mencegah risiko kesulitan pembayaran klaim atas polis jatuh tempo yang lebih besar dan melindungi kepentingan pemegang polis, OJK memerintahkan PT Asuransi Jiwa Kresna untuk menghentikan produk K-LITA.

Baca Juga: Bank Mandiri Diisukan Bangkrut, Apa Dampaknya ke Investor?

"OJK tetap meminta manajemen dan Pemegang Saham Pengendali atau Pengendali PT Asuransi Jiwa Kresna untuk bertanggungjawab terhadap kewajibannya kepada pemegang polis karena ini sudah kesepakatan ataupun ikatan perdataan antara PT Asuransi Jiwa Kresna dengan pemegang polis," kata dia.

OJK meminta PT Asuransi Jiwa Kresna segera menyampaikan rencana penyelesaian kewajiban PT Asuransi Jiwa Kresna dengan didukung sumber-sumber dana yang realistis termasuk dari penambahan modal atau sumber lain yang sah.

"OJK juga meminta PT Asuransi Jiwa Kresna untuk membuka komunikasi seluas-luasnya kepada pemegang polis," ucapnya.

Dari pelanggaran tersebut, OJK melakukan tindakan pengawasan di antaranya:

1. Mewajibkan PT Asuransi Jiwa Kresna untuk membayar klaim yang telah diajukan oleh pemegang polis

2. Memerintahkan PT Asuransi Jiwa Kresna untuk menyusun rencana penyehatan keuangan yang memuat langkah-langkah penyehatan keuangan Perusahaan, komitmen Pemegang Saham Pengendali/Pengendali mengatasi permasalah PT Asuransi Jiwa Kresna, serta rencana pembayaran klaim secara detail (adv)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini