OJK: Bank Sudah Mitigasi Risiko di Tengah Covid-19

Kunthi Farmar Shandy, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 320 2261871 ojk-bank-sudah-mitigasi-risiko-di-tengah-covid-19-e0Nkd36WaI.jpg OJK. Foto: Okezone

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan di tengah pandemi covid 19 perbankan Indonesia sudah melakukan mitigasi risiko. Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto mengatakan, saat kondisi krisis angka Non Performing Loan (NPL) nett berada di kisaran 1.13%.

"Kalau NPL nett angkanya segitu artinya apa? Artinya bank sudah melakukan mitigasi dengan melakukan pencadangan. Bank juga sudah kasih ruang para debitur untuk bernapas," kata Anung saat webinar di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: Bank Mandiri Diisukan Bangkrut, Apa Dampaknya ke Investor? 

Tercatat saat ini angka Loan to Deposit Ratio (LDR) industri perbankan hingga sebesar 88,64% atau mengalami penurunan dari kuartal 1-2020 yang berada pada level 91,92%. Bahkan hingga semester I-2020 rasio kecukupan modal (CAR) berada pada level stabil di 22,59%.

Menurut dia, kondisi perbankan saat ini masih tangguh dalam menghadapi krisis. "Meskipun NPL gross naik tapi NPL nett stabil. Nah kalau lihat kondisi seperti ini agak tenang," ungkanya.

Baca Juga: Jadi Korban Hoaks, Bank Mandiri Disebut Bangkrut

Sebelumnya, OJK meminta masyarakat mewaspadai beredarnya informasi hoax di sosial media yang mengajak untuk melakukan penarikan dana di perbankan. OJK menyampaikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah informasi hoax dan tidak benar.

Berdasarkan data OJK Mei 2020, tingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman. Rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% (di atas ketentuan), sementara hingga 17 Juni, rasio alat likuid/ non-core deposit dan alat likuid/DPK terpantau pada level 123,2% dan 26,2% jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini