Bandingkan Penanganan Covid-19 dengan China, Jokowi: Kita Lakukan Langkah Luar Biasa

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 20 2262217 bandingkan-penanganan-covid-19-dengan-china-jokowi-kita-lakukan-langkah-luar-biasa-b3ZbkLu1Sl.jpg Presiden Jokowi (Youtube)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo membandingkan perjuangan negara-negara di dunia dalam melawan virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, hal tersebut terlihat dari penggunaan stimulus fiskal tiap negara.

Dirinya mengatakan, berawal dari masalah kesehatan, dampak pandemi Covid-19 telah meluas ke masalah sosial, ekonomi, bahkan ke sektor keuangan. Penanganan yang luar biasa telah dilakukan oleh banyak negara, terutama melalui stimulus fiskal.

 Baca juga: Jokowi: 25 Tahun Lagi Indonesia Jadi Negara Maju!

"Jerman mengalokasikan stimulus fiskal sebesar 24,8% PDB-nya, namun pertumbuhannya terkontraksi minus 11,7% di kuartal kedua 2020. Amerika Serikat mengalokasikan13,6% PDB, namun pertumbuhan ekonominya minus9,5%. China mengalokasikan stimulus 6,2% PDB,dan telah kembali tumbuh positif 3,2% di kuartal kedua, namun tumbuh minus 6,8% di kuartal sebelumnya," ujarnya dalam pidato Presiden tentang nota keuangan 2021, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Sementara itu, lanjutnya, Indonesia pun melakukan langkah-langkah yang luar biasa. Salah satunya dengan mengeluarkan UU nomor 2 tahun 2020.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Baru Pulih pada 2022-2023

"Antara lain memberirelaksasi defisit APBN dapat diperlebar di atas 3%selama tiga tahun. Tahun 2020, APBN telah diubahdengan defisit sebesar 5,07% PDB dan kemudian meningkat lagi menjadi 6,34% PDB," ujarnya.

Menurutnya, pelebaran defisit dilakukan mengingat kebutuhan belanja negara untuk penanganan kesehatan dan perekonomian meningkat. "Pada saat (bersamaan) pendapatan negara mengalami penurunan," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini