Ketua DPR Sebut Rakyat Tuntut Percepatan Pemulihan Ekonomi

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 20 2262277 ketua-dpr-sebut-rakyat-tuntut-percepatan-pemulihan-ekonomi-75xGlDlh6b.jpg Rakyat Minta Pemerintah Sigap dan Cepat Tangani Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menuntut pemerintah untuk lebih sigap dan cepat dalam menangani pandemi virus corona. Pemerintah juga diharapkan dapat melaksanakan berbagai langkah yang efektif, baik melalui kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta instrumen fiskal maupun moneter, untuk dapat segera mewujudkan harapan rakyat tersebut.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, DPR telah memberikan dukungan kepada Pemerintah dengan menetapkan Perppu 1 tahun 2020 menjadi Undang-Undang No 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi covid-19 dan atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan.

Baca Juga: Bandingkan Penanganan Covid-19 dengan China, Jokowi: Kita Lakukan Langkah Luar Biasa

Melalui UU tersebut, Pemerintah telah diberikan ruang kewenangan yang memadai untuk mengatasi Pandemi covid-19 dan dampaknya. Pemerintah agar dapat melaksanakan amanat UU tersebut secara efektif untuk memperkuat penanganan di bidang kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, serta pelayanan umum negara.

“Kinerja pemerintah semakin dituntut oleh rakyat agar dapat bertindak sigap, cepat, dan terpadu dalam menjalankan berbagai program untuk melindungi rakyat, membantu rakyat, dan memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi rakyat Indonesia,” tuturnya, dalam Pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Jokowi: 25 Tahun Lagi Indonesia Jadi Negara Maju!

Meski demikian, Puan menyadari bahwa efek pandemi ini begitu besar terhadap menurunnya derajat kesejahteraan rakyat Indonesia, yang ditandai dengan bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran serta penurunan daya beli masyarakat yang sangat signifikan. Kondisi ini memberikan tekanan yang sangat besar bagi perekonomian nasional kita dan APBN Tahun Anggaran 2021.

Pemerintah memproyeksikan perekonomian nasional pada tahun 2021 dapat tumbuh pada kisaran 4,5-5,5%.

“Pulihnya perekonomian nasional tersebut hanya akan dapat terwujud apabila Program Pemulihan ekonomi dan Sosial yang diselenggarakan Pemerintah pada tahun ini berjalan dengan baik, konsisten, tepat sasaran dan tepat manfaat,” ujarnya. (feb)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini