Jelang Nota Keuangan, PLN Pantau Kelistrikan di Gedung MPR-DPR

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 320 2261988 jelang-nota-keuangan-pln-pantau-kelistrikan-di-gedung-mpr-dpr-D814E9YLiL.jpg PLN Siaga Listrik dalam Memperingati HUT RI. (Foto: Okezone.com/Dok. PLN)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan persiapan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menetapkan siaga kelistrikan pada tanggal 14 sampai 18 Agustus 2020.

Berdasarkan pedoman peringatan HUT RI ke-75 yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, upacara hanya dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta disaksikan oleh masyarakat dari rumah. Pantauan kelistrikan pun akan terpusat pada Istana Negara, Kantor Pemerintah Daerah, Gedung MPR/DPR, Kantor Media, Taman Makam Pahlawan Kalibata, serta tempat strategis lainnya.

Baca Juga: Puan Cek Kesiapan Ruang Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

Mengutip keterangan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Jumat (14//8/2020), perseroan telah melakukan langkah-langkah seperti melakukan pengecekan kesiapan peralatan listrik dan pemeliharaan pada lokasi-lokasi yang menjadi pantauan. Menyusun Standard Operational Procedure pasokan tenaga listrik khusus Siaga HUT RI.

Kemudian menetapkan petugas siaga yang memantau dan membuat laporan kondisi kelistrikan secara periodik, tidak melakukan pemeliharaan listrik terencana yang menyebabkan padam. PLN juga menyiagakan peralatan pendukung, melakukan swab test bagi petugas siaga di lokasi pantuan dan dilengkapi dengan APD sesuai protocol Covid-19.

Baca Juga: Dibatasi, Tak Semua Anggota MPR Bisa Ikut Sidang Tahunan Besok

Seluruh kegiatan dalam rangka siaga HUT RI ke-75 ini dilakukan dengan tetap memperhatikan dan melaksanakan protocol Covid-19. Untuk mendukung kegiatan ini disiapkan 2. 688 personel, 16 Unit UPS, 19 Unit Trafo Bergerak (UTB), 7 Mobil Deteksi, 2 Unit Gardu Bergerak (UGB), 6 mobil Unit Kabel Bergerak (UKB), dan 4 mobil Crane.

Adapun beban listrik pada 17 Agustus 2020 diperkirakan mencapai 3.384 MW pada pukul 10.00 WIB saat Upacara Peringatan detik- detik Proklamasi dan pukul 17.00 WIB saat Upacara Penurunan Bendera beban listrik sebesar 3.505 MW, beban listrik tersebut masih lebih rendah dari beban listrik rata-rata sebesar 4.400 MW

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini