13 Emiten Indonesia Masuk Jajaran Kinerja Terbaik di Asia Pasifik

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 320 2263867 13-perusahaan-publik-masuk-daftar-forbes-ini-daftarnya-6YAxingpcC.jpg 13 Perusahaan Publik Masuk Daftar Forbes. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Forbes merilis perusahaan-perusahaan terbuka terbaik dengan pendapatan di bawah USD1 miliar atau sekitar Rp14,8 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD) yang berada di Kawasan Asia-Pasifik. Di antara nama-nama besar, ada beberapa perusahaan yang berasal dari Indonesia.

Perusahaan-perusahaan ini memiliki rekam kinerja yang luar biasa. Kriteria tersebut memastikan keragaman geografis perusahaan dari seluruh kawasan.

Dengan menggunakan metrik baik kuantitatif maupun kualitatif, daftar akhir 200 benar-benar merupakan kelompok terpilih.

Mengutip dari Forbes, Selasa (18/8/2020), berikut adalah 13 perusahaan terbuka terbaik asal Indonesia yang memiliki pendapatan di bawah Rp14,8 triliun. Berikut daftarnya:

1. PT Akindo Naratama

PT Alkindo Naratama Tbk bergerak dalam pembuatan dan penjualan honeycomb board, papercore, dan papertube. Perusahaan ini mencatatkan penjualan sebesar USD78 juta atau sekitar Rp1,15 triliun.

Baca Juga: Bye, Pizza Hut Akan Tutup 300 Gerai

2. PT Arwana Citramulia

PT Arwana Citramulia Tbk bergerak dalam pembuatan dan penjualan produk ubin, granit, dan keramik. Ini beroperasi melalui segmen Manufaktur dan Distribusi. Perusahaan didirikan oleh Tandean Rustandy pada tanggal 22 Februari 1993 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini berhasil mencatatkan penjualan sebesar USD152 juta atau Rp2,2 triliun.

3. PT Indonesian Paradise Property Tbk

Perusahaan ini bergerak dalam pengembangan, pengoperasian, dan pengelolaan properti real estat. Portofolio propertinya mencakup resor gaya hidup, pusat perbelanjaan, hotel, dan pusat hiburan.

Baca Juga: Pizza Hut di AS Bangkrut, Beda dengan Indonesia

Perusahaan didirikan oleh Franciscus Xaverius Boyke Gozali pada tanggal 14 Juni 1996 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini mencatatkan penjualan USD64 juta atau sekitar Rp950 miliar.

4. PT Jasuindo Tiga Perkasa

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk bergerak di bidang pencetakan dokumen dan kartu kredit. Perusahaan Ini beroperasi melalui segmen Keamanan dan Non-Keamanan.

Perusahaan didirikan pada 10 November 1990 dan berkantor pusat di Sidoarjo, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan USD102 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

5. PT Pakuwon Jati

Pengembang real estat Indonesia ini kembali ke daftar tahun ini, setelah portofolionya yang terdiversifikasi membantu laba tahun 2019 naik 7% menjadi Rp2,7 triliun atau sekitar USD192 juta.

6. PT Kino Indonesia

PT Kino Indonesia Tbk bergerak dalam produksi dan distribusi barang konsumen yang bergerak cepat seperti perawatan pribadi & rumah, minuman, farmasi, makanan dan penganan. Perusahaan didirikan oleh Harry Sanusi pada tahun 1991 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan senilai USD331 juta atau sekitar Rp4,9 triliun

7. PT Medikaloka Hermina

PT Medikaloka Hermina bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan ini menawarkan layanan berkualitas, fasilitas, dan layanan medis pendukung. Perusahaan didirikan pada tanggal 7 Mei 1999 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan mencatatkan pendapatan USD257 juta atau sekitar Rp3,8 triliun.

8. PT Metropolitan Land

PT Metropolitan Land Tbk bergerak dalam pengembangan perumahan dan konstruksi gedung, dan layanan terkait lainnya. Segmen Real Estate menawarkan penjualan eceran tanah, rumah hunian, rumah kantor, apartemen, dan perkantoran.

Segmen Shopping Center terdiri dari Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan, Metropolitan Mall Cileungsi, dan Plaza Metropolitan. Segmen Hotel meliputi Hotel Horizon Ultima Bekasi, Hotel Horizon Utima Seminyak, dan Metland Hotel Cirebon. Segmen lainnya meliputi pusat rekreasi dan olahraga.

Perusahaan didirikan pada 16 Februari 1994 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan USD99 juta atau sekitar Rp1,46 triliun.

9. PT Mulia Boga Raya

PT. Mulia Boga Raya Tbk bergerak dalam pembuatan dan penjualan produk keju. Produknya meliputi keju cheddar, keju irisan, dan saus salad mayo. Perusahaan didirikan pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Bekasi, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan sebesar USD69 juta atau sekitar Rp1,02 triliun.

10. PT Sariguna Primatirta

PT Sariguna Primatirta bergerak dalam bisnis air minum dalam kemasan. Perusahaan ini beroperasi dengan menyasar segmen bisnis Kaca, Botol, Galon dan Lain-lain. Perusahaan didirikan pada 10 Maret 1988 dan berkantor pusat di Sidoarjo, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan USD77 juta atau Rp1,1 triliun

11. PT Siantar Top Tbk

Siantar Top bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan makanan ringan. Perusahaan ini beroperasi melalui segmen bisnis Pengolahan Makanan dan Lainnya. Segmen Food Processing menjual beras, kerupuk, biskuit, wafer, dan permen.

Perusahaan didirikan oleh Shindo Sumidomo pada tahun 1972 dan berkantor pusat di Sidoarjo, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan USD248 juta atau sekitar Rp3,68 triliun.

12. PT Sido Muncul

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bergerak dalam produksi obat-obatan herbal dan tradisional serta produk farmasi. Perusahaan beroperasi dengan menyasar segmen pengobatan Herbal, Makanan dan Minuman, dan Farmasi.

Produknya meliputi kopi, tablet hisap medis, minuman energi, minuman kunyit, dan suplemen herbal. Perusahaan didirikan oleh Rakhmat Sulistio pada tahun 1940 dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan mencatatkan penjualan sebesar USD217 juta atau Rp3,2 triliun.

13. PT Susu Ultrajaya

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk bergerak dalam produksi dan distribusi produk makanan dan minuman. Perusahaan ini beroperasi melalui segmen Minuman dan Makanan.

Segmen Minuman meliputi susu, jus buah, teh, minuman tradisional, dan minuman kesehatan. Segmen Foods menawarkan susu kental manis, susu bubuk, dan konsentrat jus buah tropis.

Perusahaan didirikan oleh Supiandi Prawirawidjaja dan Sabana Prawirawidjaja pada tanggal 2 November 1971 dan berkantor pusat di Bandung Barat, Indonesia. Karena bisnis tersebut, perusahaan mencatatkan penjualan USD441 juta atau Rp6,5 juta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini