JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku, pernah menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Bahkan, dia mengutarakan menjadi seorang PMI kadang dipandang sebelah mata.
"Saya mensupport PMI karena saya sendiri pernah jadi PMI, kadang-kadang orang melihat PMI itu sebelah mata padahal posisi mereka juga tinggi," ujar Erick, Jakarta, Selasa (18/8/2020).
Pengakuan Erick tersebut dia sampaikan saat memberikan menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Selasa hari ini.
Baca Juga: Sri Mulyani Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBN 2019
Dalam kesempatan itu, Erick menjelaskan jika PMI memiliki peran besar dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui devisa yang mereka hasilkan di negara asing. Karena itu, dia bilang, dukungan negara melalui BUN terhadap PMI adalah sesuatu yang tidak bisa ditawarkan.