Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi 40 Perusahaan, Jadi Pak Erick Thohir?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2020 |17:35 WIB
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi 40 Perusahaan, Jadi Pak Erick Thohir?
Erick Thohir (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana merampingkan lagi jumlah BUMN yang ada di Indonesia. Hal ini sebagai bentuk efisiensi di tubuh Kementerian BUMN. Dari jumlah 142 BUMN, sudah menjadi 107 BUMN. Kini, mantan Bos Inter Milan itu berniat menyusutkan lagi menjadi hanya 40 perusahaan.

“Kalau kementeriannya enggak kompak tidak mungkin kita bisa men-drive yang jumlah BUMN sekarang 40, karena klusternya 12 di bawah dua wamen dan saya, tapi sisanya tadi direstrukturisasi,” kata Erick dalam sambutan peresmian renovasi Sarinah, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga: Rencana Erick Thohir Pangkas BUMN hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Sebelumnya, berkurangnya jumlah BUMN ini tidak lain karena lahirnya konsolidasi BUMN, di antaranya adalah sektor farmasi dan asuransi. Hingga saat ini Erick terus melakukan efisiensi di tubuh Kementerian BUMN.

Untuk sektor farmasi, Erick Thohir berhasil membuat holding BUMN Farmasi. Adapun PT Bio Farma (Persero) menjadi induk perusahaan. Sementara anggota perusahaannya adalah PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement