Daftar 14 Negara yang Jatuh ke Jurang Resesi, Terbanyak dari Asia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 20 2264568 daftar-14-negara-yang-jatuh-ke-jurang-resesi-terbanyak-dari-asia-VdBrenyY4k.jpg Daftar Negara yang Alami Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Daftar negara yang mengalami resesi ekonomi akibat krisis pandemi virus corona terus bertambah. Kali ini ada Jepang, Malaysia hingga Thailand.

Pandemi virus corona membuat dampak signifikan terhadap ekonomi karena aktivitas masyarakat di seluruh dunia berhenti sebagai upaya mencegah penularan virus. Sektor penerbangan, pariwisata, industri dan lainnya harus merasakan dampak luar biasa karena virus corona.

Okezone pun kembali merangkum daftar negara yang mengalami resesi karena sudah dua kali mengalami pertumbuhan negatif, Rabu (19/8/2020). Tercatat negara paling banyak resesi berasal dari Asia. 

Berikut daftar negara yang mengalami resesi ekonomi:

1. Thailand

Ekonomi Thailand terkontraksi 12,2% pada kuartal kedua tahun ini. Menurut Dewan Nasional Ekonomi dan Pembangunan Sosial, investasi, belanja konsumen dan perdagangan terkontraksi secara signifikan.

Ekonomi ini pun menjadi penurunan paling tajam sejak krisis finansial melanda Asia pada akhir 1990-an.

2. Jepang

Ekonomi Jepang mengalami kontraksi yang sangat besar pada kuartal II dan resesi semakin dalam. Ekonomi Jepang menyusut 7,8% pada kuartal II 2020 (Quartal to Quartal/QtQ). Sedangkan secara tahunan, ekonomi Jepang minus 27,8% (year on year/yoy).

Minusnya ekonomi Jepang ini sekaligus menjadi yang terbesar sejak 1980. Hal ini membuat pemerintah Jepang berada dalam tekanan untuk mengambil tindakan yang lebih berani guna mencegah ekonomi terkoreksi lebih dalam lagi.

3. Inggris

Ekonomi Inggris mengalami kemerosotan terbesar dalam periode April hingga Juni karena Covid-19. Perekonomian Inggris menyusut 20,4% dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Aura Krisis, IMF hingga World Bank Bicara Ekonomi Minus hingga Resesi

Pada kuartal I, pertumbuhan ekonomi minus 2,2%. Dengan kontraksi yang terjadi dua periode menjadi pertanda bahwa Inggris mengalami resesi.

4. Malaysia

Pertumbuhan ekonomi Malaysia tercatat minus 16,5%. Ekonomi Malaysia pun menjadi resesi setelah di kuartal pertama minus hingga 2%.

5. Singapura

Resesi mengalami negara itu setelah kuartal I minus 0,7% dan kuartal II menurun tajam ke angka minus 41,2%. Ini merupakan resesi terburuk sejak 1965.

Baca Juga: Vaksin Corona Ditemukan, Ekonomi Global Bisa Kembali Pulih dari Resesi

6. Korea Selatan

Resesi itu merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 2003. Di mana kuartal I tercatat pertumbuhannya hanya minus 1,3%, kemudian kuartal-II merosot ke minus 3,3%. Resesi itu disebabkan oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh hanya 1,4%.

7. Hong Kong

Negara itu tercatat sudah alami resesi sebanyak empat kuartal secara berturut-turut. Kuartal I minus 9% dan kuartal-II minus 9,1%. Selain karena corona, anjloknya ekonomi di sana juga dipicu tekanan hotspot perselisihan antara China dan Amerika Serikat.

8. Amerika Serikat

Resesi ekonomi ini terburuk sejak 1947. Kuartal I pertumbuhannya hanya minus 5% dan berlanjut kuartal kedua merosot ke minus 32,9%. Hal tersebut disebabkan konsumsi rumah tangga turun 34,6%.

9. Spanyol

Negara itu mengalami resesi akibat kuartal-I minus 5,2% dan kuartal II minus 18,5%. Belanja domestik menjadi penyumbang utama perlambatan ekonomi.

10. Jerman

Jerman mengalami penurunan ekonomi paling tajam sejak 1970. Tercatat kuartal I minus 2,2% dan kuartal II minus 10,1%.

11. Prancis

Ekonomi Prancis alami resesi ketika kuartal II-2020 minus 13,8%.

12. Italia

Ekonomi Prancis alami resesi ketika kuartal II-2020 minus 12,4%.

13. Filipina

Ekonomi Filipina mengalami resesi. Dalam laporan Badan Statistik Filipina mencatat pertumbuhan ekonomi Filipina minus 16,5% pada kuartal II-2020.

Dengan demikian, Filipina menjadi negara Asia Tenggara selanjutnya yang jatuh dalam resesi ekonomi, di mana pada kuartal sebelumnya menurun hingga 15,2%.

14. Polandia

Ekonomi Polandia menyusut hingga 4,6%. Diperkirakan ekonomi Polandia akan minus 3,4% tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini