Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp26,9 Triliun, ke Mana Saja?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 320 2264403 bank-mandiri-salurkan-kredit-pen-rp26-9-triliun-ke-mana-saja-QeQPdkE0kt.jpg Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp26,9 Triliun hingga 13 Agustus 2020. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk mencatat penyaluran kredit Rp26,9 triliun hingga 13 Agustus 2020. Jumlah tersebut telah 88% dari target sebesar Rp30 triliun.

Penyaluran kredit tersebut merupakan salah satu upaya Bank Mandiri dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, nilai kredit yang disalurkan didistribusikan kepada segmen wholesale sebesar Rp17,7 triliun, yang menyasar pada sektor riil padat karya untuk penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: Bank Mandiri Restrukturisasi Kredit 545 Ribu Debitur Senilai Rp119 Triliun

Sementara untuk mikro dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp9,4 triliun yang menyasar sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Hingga 13 Agustus 2020 telah menyalurkan kredit untuk PEN senilai Rp26,9 triliun atau sebesar 88% dari target Rp30 triliun. Penyaluran didistribusikan pada pertama segmen wholesale Rp17,7 triliun, yang menyasar pada sektor riil padat karya untuk dorong penyerapan tenaga kerja. Untuk mikro dan SMI sebesar Rp9,4 triliun, yang menyasar sektor UMKM," ujar Ahmad, Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga: Laba Bersih Bank Mandiri Rp10,29 Triliun, Turun 23%

Bank mandiri, lanjut Ahmad, tetap mendukung program pemerintah dan regulator untuk memberikan relaksasi kredit kepada debitur yang terdampak Covid-19. Bahkan, sampai 13 bulan ini telah melakukan restruktur atas lebih dari 545.000 debitur dengan nilai baki debet kredit yang mencapai Rp 119,3 triliun atau 15,8% dari total baki debet Bank Mandiri di Juni 2020.

Dia bilang, dari total debitur yang direstrukturisasi, ada 324.000 debitur atau 34% merupakan segmen SMI dan mikro dengan nilai baki debet sebesar Rp32,6 triliun.

Bank mandiri juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di seluruh Indonesia, sampai Juni tahun ini Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp7,03 triliun kepada 84.500 debitur.

"Sementara sampai akhir triwulan II-2020, baki debet KUR mencapai Rp31,5 triliun dengan penyaluran di berbagai sektor ekonomi," katanya.

Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 4,38% secara tahunan (Yoy) dengan uraian untuk segmen korporasi tumbuh 3,38% (Yoy) mencapai Rp326,2 triliun. Untuk segmen kelembagaan tumbuh 29,67% atau mencapai Rp 24,3 triliun. Segmen commercial banking tumbuh 5,44% atau mencapai Rp140,4 triliun.

Sedangkan segmen mikro tumbuh 5,37% (Yoy) atau mencapai Rp116,3 triliun. Dan segmen konsumer banking tumbuh 3,07% atau mencapai Rp90 triliun. Sementara untuk perusahaan anak kredit tumbuh 6,73% atau mencapai Rp116,8 triliun. 

"Ke depan kami mendorong pertumbuhan kredit ke usaha produktif yang memiliki prospek positif seperti sektor farmasi telekomunikasi," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini