JAKARTA - Dalam budidaya tanaman kopi penting untuk memperhatikan beberapa faktor, salah satunya adalah iklim. Faktor iklim besar sekali pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi kopi.
Faktor iklim sendiri mencakup atas daerah penyebaran, tinggi tempat, suhu, curah hujan dalam satu tahun, angin, dan pengaruh iklim terhadap produksi tanaman. Lebih lanjut lagi seperti dilansir dari buku "Budidaya Tanaman Kopi" oleh Aak, Jakarta, Rabu (19/8/2020).
Baca juga: Lowongan Kerja Data Analyst, Profesi yang Lagi Hype
1. Daerah penyebaran, tinggi tempat, suhu
Kopi adalah suatu jenis tanaman yang terdapat di daerah tropis dan subtropis yang membentang di sekitar garis equator, dan dapat hidup pada dataran rendah sampai dataran tinggi. Namun, hal ini juga sangat tergantung pada jenis kopi yang ditanam.
2. Curah hujan dalam satu tahun
Pengaruh curah hujan terhadap tanaman kopi, yang penting bukanlah banyaknya, melainkan pemerataan atau pembagian curah hujan tersebut dalam masa satu tahun.
3. Angin
Pohon kopi tidak tahan terhadap guncangan angin kencang, lebih-lebih di musim kemarau. Karena angin itu akan mempertinggi penguapan air pada permukaan tanah perkebunan.
Selain mempertinggi penguapan, angin juga dapat mematahkan dan merebahkan pohon pelindung yang tinggi, sehingga dapat merusakkan tanaman di bawahnya. Untuk mengurangi kerasnya guncangan angin, di tepi-tepi perkebunan dapat ditanami pohon penahan angin.
4. Pengaruh iklim terhadap produksi tanaman
Iklim besar sekali pengaruhnya terhadap produktivitas tanaman kopi. Pengaruh iklim itu mulai nampak sejak cabang-cabang primer menjelang berbunga. Dan hal ini akan terasa terus pada saat bunga membuka sampai dengan berlangsungnya penyerbukan, pertumbuhan buah muda sampai buah menjadi tua dan masak.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)