Share

Tak Perlu Gaji Besar untuk Merdeka Finansial, Begini 8 Faktanya

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 21 320 2265536 tak-perlu-gaji-besar-untuk-merdeka-finansial-begini-8-faktanya-G3fSwgGA29.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Merdeka finansial menjadi suatu hal yang menentukan akan kemandirian dalam pengelolaan keuangan. Apalagi, sudah tidak terbebankan akan kebutuhan hidup saat ini.

Merdeka finansial merupakan kondisi di mana sudah mulai melepaskan ketergantungan satu demi satu terhadap suatu kebutuhan hidup dan merupakan langkah awal sebelum mencapai bebas finansial.

 Baca juga: Eksistensi Logo Ayam di Dunia Bisnis, dari Restoran hingga Jamu

Kemerdekaan finansial sejatinya akan dicapai jika memiliki sumber penghasilan pasif yang terus-menerus. Kondisi ini dapat diperoleh jika mampu membangun aset lebih cepat, yang dapat dilakukan salah satunya memulai investasi sedini mungkin.

Oleh karena itu, Jakarta, Sabtu (22/8/2020), berikut fakta-fakta mengenai merdeka finansial:

1. Apa itu Merdeka Finansial?

Merdeka finansial merupakan kondisi di mana kita mulai melepaskan ketergantungan satu demi satu terhadap suatu kebutuhan hidup. Selain itu, merupakan langkah awal sebelum mencapai bebas finansial.

 Baca juga: Piknik saat Long Weekend? Anggarannya 10% dari Pendapatan Saja

2. Tidak Mempunyai Masalah Cashflow

Menurut finansial planner Prita Gozhie, merdeka finansial sederhananya penghasilan lebih besar dari pengeluaran. Kita memiliki pekerjaan dan sumber penghasilan itu sudah tanda pertama merdeka finansial.

3. Hanya Menyisakan Utang yang Baik

Mungkin saat ini masih banyak yang harus dibantu pinjaman untuk membeli rumah tinggal, hal tersebut bukanlah masalah. Asalkan jangan kelamaan lunasnya.

 Baca juga: Tips Liburan Long Weekend yang Murah Meriah, Kantong pun Aman

Saat kita tidak bergantung lagi pada kredit atau cicilan untuk menyambung hidup atau membeli berbagai hal yang tidak utama, artinya kita sudah merdeka dari ketergantungan kepada pihak lain.

4. Punya Dana Darurat dan Mampu Sisihkan Penghasilan

Dengan memiliki dana darurat artinya sudah punya "ruang bernafas" jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan atau suatu masalah. Memang masalahnya tetap ada, namun merdeka dalam menjalankannya karena memiliki dana darurat sebagai jalan keluarnya.

Selain itu, mampu menyisihkan penghasilan untuk tabungan dan investasi menjadi awal merdeka finansial. Artinya, telah menjaga agar masa depan diri sendiri bisa terjamin dan bisa indpenden dalam menjalankan hidup.

5. Punya Rumah Sendiri

Menurut Prita Ghozie, Ciri ini menjadi opini yang berbeda. Namun, hunian adalah salah satu kebutuhan dasar manusia.

Jika belum mampu punya hunian pribadi, artinya kita masih ada faktor ketergantungan dengan orang lain yang punya rumah.

6. Terlilit Utang Terlalu Banyak, Artinya Belum Merdeka

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, tanda-tanda seseorang belum merdeka secara finansial adalah ketika masih banyak terjerat utang. Sehingga seberapa besar pun penghasilannya akan habis untuk membayar cicilan.

"Tanda-tanda bebas secara finansial. Kalau menurut saya kita masih banyak terjerat atau terlilit dengan yang namanya cicilan utang. Lebih pada di situ," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurut Andi, terlalu banyaknya utang ini membuat seseorang tersebut akhirnya tidak bisa menikmati penghasilannya. Bahkan, untuk sekedar hangout bersama dengan teman-teman pun, orang tersebut tidak mampu memenuhinya.

7. Tenang, Merdeka Finansial Tak Harus Bergaji Besar

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, secara prinsip dasar kebebasan finansial atau keuangan adalah pendapatan yang bisa menutupi pengeluaran. Sehingga, penghasilan sebesar apapun jika pengeluaran juga semakin besar maka belum merdeka secara keuangan.

"Kalau menurut saya bukan besarnya pendapatannya tapi bisa enggak pendapatan itu menutupi pengeluaran itu tadi," ujarnya saat dihubungi Okezone.

8. Cara Merdeka Finansial Tanpa Andalkan Gaji

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, salah satu cara untuk menjadi merdeka dalam keuangan adalah dengan cara mencari pasif income. Pasif income yang dimaksud adalah penghasilan tambahan yang didapatkan tanpa kita harus bekerja di dalamnya.

Ada beberapa cara yang bisa didapatkan untuk mendapatkan pasif income. Seperti membeli sebuah aset, memasukan uang ke deposito, atau bermain saham dan reksa dana.

"Pertama adalah kita harus mulai belajar bagaimana kita bisa memiliki pasif income. Kan macam macam pasif income. Mulai dari aset, deposito, atau kita punya saham di sebuah perusahaan, atau kita belajar reksa dana itu sedikit banyak mencerminkan kita berusaha mendapatkan pasif income. Jadi kita bisa mendapatkan uang tanpa kita harus bekerja di situ," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurut Andi, pasif income ini dibutuhkan untuk menambah jumlah penghasilan. Di samping memang pekerjaan reguler atau sehari-hari tetap berjalan seperti biasa.

"Ujung ujungnya yang kita harapkan adalah pasif income tadi bisa mendatangkan penghasilan yang lebih besar dibandingkan pengeluaran kita juga atau kita mau berbisnis itu termasuk juga merintis untuk pasif income tadi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini