Pinjaman Online Capai Rp113,46 Triliun Selama Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 24 Agustus 2020 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 320 2266599 pinjaman-online-capai-rp113-46-triliun-selama-covid-19-bq7Q8aW9jd.jpg Pinjaman Online Selama Covid-19 Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Angka pinjaman online atau fintech peer to peer lending kian menjadi pilihan masyarakat di tengah masa pandemi virus corona atau Covid-19. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pembiayaan pinjaman online mencapai Rp113,46 triliun hingga Juni 2020.

"Saya optimistis ini akan memberikan nilai tambah dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat. Saya berharap Tuhan Yang Maha Kuasa akan mendukung," kata Deputi Komisioner OJK Institute and Digital Finance Sukarela Batunanggar dalam acara OJK Virtual Innovation Day, Senin (24/8/2020).

Baca Juga: Daftar Terbaru, 158 Fintech Terdaftar dan Berizin di OJK

Dia menyebut, pihaknya mencatat ada sekira 54 juta masyarakat Indonesia belum memiliki layanan keuangan berupa lembaga perbankan. Ditargetkan hingga akhir 2020 nanti sebanyak 75 persen dari jumlah itu sudah terserap menjadi nasabah bank.

“Kemudian ada gap (pembatas) yang besar dalam pendanaan kredit UMKM, rendahnya literasi financial digital, dan rendahnya sumber daya untuk fintech dan startup,” ujarnya.

Baca Juga: Ngutang ke Pinjol Jadi Favorit di Masa Pandemi

Dia berharap pinjaman yang digelontorkan oleh perusahaan peminjaman daring itu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehingga, perekonomian pun dapat kembali pulih dan ke luar dari zona krisis akibat pandemi ini.

"Saya berharap, pembiayaan yang disalurkan fintech dapat mendorong ekonomi masyarakat dan inklusi keuangan," kata dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini