Salurkan Dana PEN Rp247,5 Triliun, Bos BRI: Terbanyak untuk Korban PHK

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 320 2267704 salurkan-dana-pen-rp247-5-triliun-bos-bri-terbanyak-untuk-korban-phk-bq9E0orKNH.jpg Penyaluran dana PEN (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah menyalurkan dana sebesar Rp247,5 triliun untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal ini melalui penyaluran kredit di BRI.

Direktur Utama Sunarso mengatakan dana PEN ini telah disalurkan melalui penyaluran kredit dari penempatan uang negara sebesar Rp 39,9 triliun.

 Baca juga: Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Terbesar ke UMKM

"Dana pemerintah yang ditempatkan di deposito kita Rp10 triliun itu sudah kita salurkan dalam bentuk kredit Rp39,9 triliun kepada 947.000 nasabah," ungkap Direktur Utama BRI Sunarso dalam diskusi virtual, Rabu (26/8/2020).

Dia melanjutkan, jumlah nasabah yang telah menerima kredit PEN dari BRI tersebut, komposisi terbesar dicatatkan oleh nasabah eksisting, yakni sebesar 60%. Sedangkan porsi nasabah baru tercatat 40%. Dana ini sudah membantu nasabah yang terdampak PHK.

 Baca juga: Bos BRI Pede Kredit Tumbuh 5% di Tengah Covid-19

"Karena nasabah itu-itu saja mengalami dampak yang luar biasa ada yang di PHK dan kemudian direstrukturisasi supaya bisa hidup kembali," jelasnya.

Dia menambahkan penyaluran kredit dari penempatan dana pemerintah sebesar Rp 10 triliun berhasil diekspansi sebanyak 3 kali menjadi Rp39,9 triliun dan disalurkan ke 947 ribu debitur per 26 Agustus 2020.

"Ada komposisinya, nasabah barunya 40%, nasabah itu-itu saja (eksisting) 60%, tapi nggak ada larangan (disalurkan ke nasabah eksisting), sah-sah saja karena dia juga terdampak supaya bisa hidup kembali dan enggak PHK," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini