Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menjaga Keuangan Tetap Aman jika Indonesia Resesi

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2020 |15:12 WIB
Cara Menjaga Keuangan Tetap Aman jika Indonesia Resesi
Tips Mengelola Keuangan untuk Hadapi Resesi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat harus siapkan diri karena Indonesia diambang resesi. Pemerintah telah memprediksi bahwa ekonomi pada kuartal III-2020 tumbuh 0% hingga minus 2%.

Oleh karena itu, pada situasi krisis seperti sekarang yang dibutuhkan atau menjadi sesuatu yang sangat penting adalah uang cash. Namun bukan artinya semua kebutuhan bisa dipenuhi oleh uang cash.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini menerangkan, jika hanya mengandalkan uang cash yang dalam hal ini berupa dana darurat, tidak akan cukup untuk mengcover semua kebutuhan. Apalagi kebutuhan saat pandemi ini sangat besar.

Baca Juga: Dapat Subsidi Gaji Rp1,2 Juta, Dipakai untuk Apa Ya?

"Kalau kita hanya mengandalkan cash saja, kebutuhan yang namanya emergency itu tidak bisa ditebak berapanya. Karena itu tidak bisa kalau kita hanya mengandalkan cash saja, kebutuhan akan cash itu akan sangat besar," jelasnya.

Jadi, kata Mike, selain dana darurat, disarankan menyiapkan dana lain dalam investasi. Kemudian menggunakan asuransi seminimalnya untuk mengcover kebutuhan kesehatan.

Baca Juga: Baru 10,8 Juta Pekerja Penerima Subsidi Gaji yang Valid

Selain itu, dalam menghadapi resesi masyarakat harus memilah kebutuhan yang diperlukan. Menurut Perencana Keuangan Andi Nugroho, ada baiknya pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting atau yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan lifestyle ada baiknya untuk ditunda.

"Misalnya oh ingin jajan Boba kopi hal-hal seperti itu yang saran saya kurangi lagi. Karena kita mau alokasikan dana tersebut kita alokasikan untuk dana darurat," kata Andi.

"Kalau mau investasi boleh tapi taruhlah di instrumen investasi yang cenderung rendah risikonya. Misalnya di deposito lah logam mulia misalnya gitu dibandingkan misalnya di pasar saham kecuali dia trader," jelas Andi Nugroho. (feb)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement