6 Perusahaan Unicorn Digital Indonesia yang Gebrak Asean

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 320 2269059 6-perusahaan-unicorn-digital-indonesia-yang-gebrak-asean-rebhu29vYu.jpg Startup Indonesia Terus Berkembang. (Foto: Okezone.com/Financialexpress)

JAKARTA - Ekonomi digital di dalam negeri terus berkembang. Bahkan tercatat sudah ada enam perusahaan dari Indonesia yang berstatus unicorn.

Unicorn adalah perusahaan rintisan atau startup yang memiliki nilai valuasi mencapai USD1 miliar. Adapun enam unicorn yang dimaksud, Tokopedia, JD.ID, OVO, Bukalapak, Traveloka dan layanan transportasi online, Gojek.

Baca Juga: Deretan Masalah yang Dihadapi Bisnis Startup

Kehadiran unicorn membuat ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Malah dari kesuksesan ini, ada empat unicorn Indonesia yang diklaim milik Singapura.

Berdasarkan riset Google dan Temasek tentang pertumbuhan ekonomi digital di negara kawasan Asia Tenggara, Gojek, Tokopedia, Bukalapak dan Traveloka diklaim sebagai unicorn Singapura, karena derasnya investor asing menyuntik modal ke startup tersebut.

Di luar perkembangan ekonomi digital tersebut, Indonesia masih belum memiliki peraturan tentang perlindungan data pribadi.

Baca Juga: Valuasi SpaceX Rp676 Triliun, Masih di Bawah TikTok

Berdasarkan data General Data Protection Regulation (GDPR) Uni Eropa, Indonesia telah menyusun rancangan undang-undang tentang perlindungan data pribadi (RUU PDP), yang sedang ditinjau oleh DPR.

Pada tahun 2012, Indonesia menerapkan kebijakan pelokalan data secara ketat untuk meningkatkan kontrol lebih besar atas data negara. Akan tetapi, pada Oktober 2019, persyaratan pelokalan data tersebut telah dilonggarkan dalam upaya mendorong investasi asing.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini