Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Ungkap 3 Biang Kerok Penyebab Kerugian Rp11 Triliun

Oktiani Endarwati , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2020 |18:23 WIB
Pertamina Ungkap 3 Biang Kerok Penyebab Kerugian Rp11 Triliun
Rupiah (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) tercatat mengalami kerugian sekitar Rp11 triliun pada semester I-2020. Pasalnya, ada 3 faktor yang menyebabkan kerugian tersebut.

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan, ada tiga penyebab utama kerugian yang dialami Pertamina hingga pertengahan tahun ini. Pertama, penjualan perusahaan yang mengalami penurunan yang cukup besar akibat pandemi Covid-19. Penurunan penjualan secara signifikan terjadi pada kuartal II-2020.

 Baca juga: Rugi Jadi Untung, Pertamina: Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

"Bulan April itu posisi penurunan terdalam. Pandemi Covid-19 ini signifikan sekali penurunan demand menyebabkan revenue sangat terdampak. Jadi berapa pun crude price sangat rendah dan juga karena demand tidak ada, tidak berdampak pada revenue kita," ujarnya pada rapat kerja bersama DPR di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Namun dari sisi sales bulan April ke Mei sudah ada peningkatan. Menurut Emma, dari bulan Mei ke Juni sudah ada peningkatan sekitar 7% dan pada bulan Juli sudah meningkat 5%. "Ini terlihat tren sudah mulai positif meski dibandingkan posisi Juni 2019 menurun tajam 26% ke April. Terlihat Mei, Juni, Juli sudah ada tren positif terhadap peningkatan sells," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement