Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Tren Deflasi Masih Terus Berlanjut

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 01 September 2020 |16:20 WIB
Hati-Hati, Tren Deflasi Masih Terus Berlanjut
Rupiah Rp75.000 (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks harga Konsumen (IHK) Agustus deflasi 0,05%. Pasalnya, tren deflasi akan terus berlanjut ke depannya.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi deflasi akan terus berlanjut hingga tahun 2020. Hal ini seiring dengan konsumsi daya beli yang masih turun.

 Baca juga: Daya Beli Melemah, Agustus Diprediksi Terjadi Deflasi 0,01% 

"Secara keseluruhan, dengan tekanan inflasi yang rendah teersebut mengindikasikan tingkat konsumsi masyarat cenderung masih dalam tren menurun dari awal tahun hingga pertengahanan kuartal III tahun 2020 ini," kata Josua saat dihubungi, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Namun demikian dengan peningkatan penyerapan belanja pemerintah termasuk anggaran PEN serta pemberian stimulus lanjutan untuk mengungkit daya beli masyarakat pada kuartal III tahun ini.

 Baca juga: BPS Catat Agustus Alami Deflasi 0,05%

"Pemerintah sudah meluncurkan beberapa stimulus lanjutan pada akhir bulan Agustus seperti pemberian gaji ke 13 bagi ASN, penyaluran subsidi gaji bagi pekerja dengan gaji

Kata dia, IHK mengalami deflasi sebesar 0,05%, setelah pada bulan Juli tercatat deflasi sebesar 0,01%. Sementara itu, secara tahunan, inflasi mengalami perlambatan menjadi sebesar 1,32% yoy, lebih rendah dibanding inflasi periode sebelumnya sebesar 1,54% yoy.

Adapun, Deflasi pada bulan Agustus disebabkan oleh kelompok harga barang bergejolak yang mengalami deflasi sebesar 1,44% mom, dan berkontribus pada deflasi sebesar 0,24%.

"Secara sepesifik deflasi didorong oleh 3 komoditas, yaitu daging ayam ras (0,09%), bawang merah (0,07%), dan tomat(0,02%). Dari sisi bawang merah, musim panen disertai dengan permintaan yang belum meningkat drastis mendorong adanya oversupply pada komoditas ini, sehingga harganya cenderung mengalami penurunan," katanya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement