JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho menilai industri waralaba masih berpotensi tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, seluruh sektor waralaba turut terdampak saat ini.
Andry mengatakan, pada saat masa normal industri waralaba cukup menggiurkan, pertumbuhannya bisa mencapai double digit. Di masa pandemi saat ini terdapat beberapa sektor yang terdampak, sebut saja sektor jasa yang sifatnya pariwisata dan perhotelan.
Baca juga: Pindah ke Online, Cara Pelaku Bisnis Franchise Selamat dari Covid-19
"Namun di sisi lain tidak dipungkiri ada bisnis waralaba yang menguntungkan seperti ritel atau pusat perbelanjaan, makanan dan minuman, sektor kesehatan, sehingga kita bisa melihat sebetulnya masih ada harapan bagi industri waralaba untuk tumbuh di tengah pandemi," ujar Andy dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (1/9/2020).
Untuk industri waralaba dapat bertahan pada situasi saat ini, Andy menyebut diperlukan suatu strategi yang menjadi salah satu faktor dominan untuk pertumbuhan industri waralaba.