Ingatkan Freeport, Menteri ESDM Minta Proyek Smelter Dipercepat

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 320 2271254 ingatkan-freeport-menteri-esdm-minta-proyek-smelter-dipercepat-P17rj5f2b3.jpg Freeport Minta Penundaan Membangun Smelter karena Covid-19. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta proyek pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia (PTFI) dapat dipercepat penyelesaiannya agar segera memberi manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.

"Saya berharap proyek smelter PT Freeport ini bisa segera selesai, kita akan terus mendorong ini karena jika ini selesai kita tinggal mendorong industri hilirnya supaya bisa berkembang," ujarnya ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Freeport Minta Tunda Bangun Smelter, Anggota DPR Gebrak Meja

Pembangunan smelter PT Freeport ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 tahun dan direncanakan selesai pada akhir tahun 2023 mendatang. Adapun investasi dari proyek ini adalah senilai USD3 miliar.

Sebelumnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) meminta kelonggaran waktu satu tahun untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter di Gresik, Jawa Timur. Alasannya pembangunan tersebut terhenti karena pandemi covid-19.

"Kami memohon agar diberikan kelonggaran penyelesaian smelter ini hingga 2024," kata Wakil Presiden Direktur Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi.

freeport

Dia menjelaskan, pembangunan smelter Freeport hingga Juli 2020 baru mencapai 5,58% dari target pemerintah sebesar 10,5 persen. Kemajuan pembangunan proyek tersebut termasuk pelaksanaan visibility study, early work, front end engineering design (FEED) dan pekerjaan advance detail enggineering sebesar 49%

"Dampak Covid-19 berkontribusi pada pencapaian di bawah target dari pembangunan smelter," jelasnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini