Menteri Basuki Yakin Tol Akses Bikin Ramai Bandara Kertajati

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 07 September 2020 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 320 2273935 menteri-basuki-yakin-tol-akses-bikin-ramai-bandara-kertajati-q5gMe18yoi.jpg Menteri Basuki Groundbreaking Tol Akses Bandara Kertajati. (Foto: Okezone.com/PUPR)

MAJALENGKA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan tol akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, akan menjadi modal besar untuk perkembangan bandara.

Aktivitas penerbangan yang masih sepi, diharapkan bisa meningkat melalui hadirnya jalan tol ini. Pasalnya, dapat mempermudah akses ke bandara dengan pusat kota di Jawa Barat.

Menurut Basuki, BIJB akan semakin ramai ketika Bandara Husein Sastranegara, Bandung ditutup. Dia menilai pembangunan jalan tol akses BIJB yang terhubung langsung dari Tol Cipali dan Cisumdawu, merupakan langkah yang sangat tepat.

Baca Juga: Akses Tol Bandara Kertajati Diuji Coba Juli 2021

"Kalau akses ini jadi pasti kurang signifikan atau kurang kontribusinya. Tapi kalau ingat Jalan Tol Cisumdawu yang menghubungkan Bandung selesai tahun depan, kalau selesai bareng pasti lebih banyak (aktivitas penerbangan). Apalagi Husein akan tutup. Kalau Cisumdawu dan ini terhubung, Bandung ke Kertajati kalau lewat tol hanya satu jam," kata Basuki kepada Okezone, saat menghadiri ground breaking akses BIJB di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/9/2020).

Selain itu, Basuki menyebut, keberadaan jalan tol ini juga akan membuat BIJB Kertajati bisa bersaing secara kompetitif dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) di Cengkareng.

"(BIJB) Kertajati pasti lebih kompetitif dengan (Bandara) Soekarno-Hatta, untuk masyarakat Jawa Barat," ujarnya.

Baca Juga: Cara Bandara Kertajati Hemat saat Covid-19, Matikan Lampu hingga AC

Pembangunan jalan Tol Akses BIJB Kertajati menjadi salah satu bukti, kalau pembangunan infrastruktur masih berjalan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Dia mengaku, tahun depan pihaknya akan mulai melakukan pengerjaan untuk proyek Jalan Tol Jogyakarta-Solo.

"Ini semua menunjukan investasi kita masih bisa berjalan dalam kondisi sekarang ini. Tahun depan insyaallah Tol Jogja-Solo mulai," imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (Astra Tol Cipali) Firdaus Azis mengatakan, jalan tol akses menuju BIJB Kertajati, terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali yang dimulai dari KM 158+700 dengan panjang jalan sekitar 3,7 km, dengan lebar lajur 3,6 meter yang memiliki jumlah 4 lajur untuk 2 arah.

Dia memastikan, proses pengerjaan jalan tol ini akan memakan waktu selama 12 bulan, dan bisa mulai beroperasi bulan November 20201 mendatang.

"Proses pekerjaan pembangunan jalan tol akses BIJB kertajati ini diprediksi akan rampung selama 12 bulan sehingga akan mulai beroperasi bulan November 2021. Namun diharapkan pada bulan Juli 2021 dapat digunakan untuk uji coba fungsi dan laik operasi oleh Kementerian PUPR untuk

keberangkatan jemaah haji Provinsi Jawa Barat yang berpusat di BIJB Kertajati," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini