Sofyan Djalil Diminta Bereskan Masalah Pengukuran Tanah

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 07 September 2020 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 470 2273854 sofyan-djalil-diminta-bereskan-masalah-pengukuran-tanah-IDlSkouD9d.jpg Tanah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi II DPR RI bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan rapat kerja terkait rencana kerja dan anggaran (RKA) 2020-2021.

Dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun mempertanyakan mengenai beberapa kendala yang menyangkut Kementerian ATR/BPN, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Kendala utama itu di antaranya adalah terkait masalah pengukuran tanah, tenaga, dan juga fasilitas.

"Apabila kita melakukan kunjungan ke Badan Pertanahan di tingkat provinsi, terutama di wilayah Indonesia Timur, selalu mendapati adanya masalah tentang pengukuran tanah, tenaga, dan fasilitas. Apakah masalah itu sudah dapat diatasi atau belum. Kalau belum diatasi, kira-kira ada gambaran dalam anggaran ini untuk mengatasi masalah-masalah seperti itu atau tidak," ujar dia di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Rombak Tata Ruang Jabodetabek-Punjur, Sofyan Djalil Minta Anggaran Rp240 Miliar 

Dia juga menjelaskan terkait ada beberapa laporan dari masyarakat tentang terjadinya ketersendatan pelayanan dari Kementerian ATR/BPN di masa pandemi Covid-19 ini.

"Pelayanan di masa pandemi Covid-19 ini agak mengalami ketersendatan dan tidak ada pelayanan khususnya mengenai tindakan fisik pengukuran di lapangan. Apakah hal itu sudah diatasi. Kalau Covid-19 ini berkepanjangan lalu apakah pelayanan itu tidak akan dilakukan,” jelas dia.

Berdasarkan paparan yang disampaikan Sekjen Kementerian ATR/BPN, terungkap bahwa Kementerian ATR/BPN mengajukan usulan penambahan anggaran sebesar Rp1,079 triliun yang akan digunakan untuk mendukung program pemulihan ekonomi. Selain itu diajukan pula adanya tambahan anggaran senilai Rp135 miliar dan Rp105 miliar untuk program lainnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini