Share

Perusahaan Migas AS Ingin Ngebor di Indonesia

Rina Anggraeni, Sindonews · Selasa 08 September 2020 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 320 2274634 perusahaan-migas-as-ingin-ngebor-di-indonesia-OlMWLYlQjT.jpg Perusahaan Migas Asal AS Lirik Potensi Migas Indonesia. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)

JAKARTA – Salah satu perusahaan besar minyak dan gas bumi (migas) unkonvensional dunia, EOG Resources melirik potensi minyak dan gas bumi di Indonesia. Perusahaan asal Houston, Amerika Serikat (AS) tersebut pun secara resmi mengajukan keanggotaan data migas Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2020.

“Keberhasilan menggaet investor baru ke Tanah Air menunjukkan bahwa potensi migas Indonesia dinilai masih sangat menarik,” kata Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee Arizon Suardin di Jakarta (8/9/2020).

Kata dia, upaya SKK Migas dalam menggaet calon investor kelas dunia dimulai sejak2019. Di mana SKK Migas melaksanakan roadshow untuk mempromosikan data potensi migas ke beberapa negara, salah satunya di Amerika Serikat.

Baca Juga: Cari Migas, RI Berhasil Selesaikan Survei Seismik 2D Terpanjang di Asia

“Hasil roadshow SKK Migas ditanggapi positif oleh EOG Resources, perusahaan yang tercatat berada di peringkat ke-186 dari Fortune 500 tahun 2020, dengan total produksi minyak 456 ribu BOPD, 134 ribu BPD LNG, dan 1.366 MMSCFPD”, terang Jaffee.

Pada Juli 2019, perwakilan tim EOG Resources melakukan kujungan ke SKK Migas selama dua minggu untuk membahas lebih detil langkah-langkah yang akan dilakukan dalam rangka memutuskan investasi di Indonesia.

Baca Juga: Dana Pilkada Rp35 Triliun Bisa Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi?

“Sejak tahun lalu hingga Desember nanti, EOG Resources bersama SKK Migas, Ditjen Migas, dan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kementerian ESDM telah melakukan quick look regional studies unconventional.Kami menemukan indikasi awal yang baik terkait potensi migas unkonvensional di Indonesia,” ucap Jaffee.

Jaffee menambahkan bahwa keikutsertaan EOG Resources dalam keanggotaan data migas Indonesia menjadi langkah selanjutnya dalam rangka memutuskan investasi di Indonesia.

“Tentunya kami berharap awal yang baik ini akan berkembang menjadi keputusan investasi kedepannya. Dengan banyaknya investor masuk ke hulu migas, maka peluang giant discoveries dan development dalam rangka meningkatkan produksi akan semakin besar juga,” pungkasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini