Mau Investasi, Jangan Cuma Ikut-ikutan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 622 2274412 mau-investasi-jangan-cuma-ikut-ikutan-VSGNUODHah.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

3. Saham

Saham sendiri merupakan sertifikat kepemilikan yang membuktikan porsi kepemilikan pemegang saham. Saham tersebut diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk saat ini, tentunya dapat membeli 1 LOT atau 100 lembar saham. Keuntungannya adalah, capital gain dari selisih harga beli-jual serta saham memberikan dividen tahunan.

"Dengan pengelolaan yang tepat, saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik," tulis Prita.

4. Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah dan pola pengelolan dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan ke dalam instrumen investasi yang tersedia di pasar modal. Dalam reksa dana, harta bersama milik pemodal disimpan dan diadministrasikan oleh Bank Kustodian.

Reksa dana sendiri dapat berbentuk Perseroan atau Kontrak Investasi Kolektif (KIK). Reksa dana sendiri bersifat terbuka dan tertutup.

Jenis reksa dana yang tersedia saat ini adalah Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Fund), Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund), Reksa Dana Campuran (Balance Mutual Fund), Reksa Dana Saham (Equity Fund) dan Exchange Traded Fund (ETF).

5. Investasi Dunia Digital

Investasi online adalah kegiatan penanaman modal untuk mendapat profit jangka panjang melalui digital. Hal tersebut tentunya mempunyai keuntungan tersendiri, terutama bagi generasi milenial yang terbiasa praktis dan tidak memiliki banyak waktu luang.

Investasi jangan sekedar ikut-ikutan, apalagi mudah tergiur iming-iming hasil tinggi. Kenali terlebih dahulu produk yang akan dipilih, pahami keuntungan bahkan risiko dari masing-masing produk.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini