Resesi di Depan Mata, Segini Dana Darurat yang Harus Dipersiapkan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 622 2276279 resesi-di-depan-mata-segini-dana-darurat-yang-harus-dipersiapkan-bmbZ4mx6uO.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Ancaman resesi ekonomi Indonesia semakin dekat datangnya. Oleh karena itu, perlunya disiapkan dana darurat guna menghadapi kondisi resesi ekonomi.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, pada situasi seperti saat ini, penting untuk mulai menyiapkan dana darurat. Menurut Andi, dana darurat ini idealnya adalah sekitar 30% dari penghasilan.

 Baca juga: Pentingnya Kelola Keuangan saat Resesi, Bisa Terhindar dari Utang

Sebagai salah satu contohnya, jika memiliki penghasilan Rp5 juta setiap bulannya, maka dana darurat yang disisihkan adalah sekitar Rp1,5 juta. Jika secara konsisten maka dana darurat yang dikumpulkan dalam satu tahun adalah sebesar Rp18 juta.

Sementara jika memiliki gaji Rp10 juta, artinya dana darurat yang disisihkan seharusnya Rp3 juta. Jika konsisten dikumpulkan selama satu tahun, maka dana darurat yang dikumpulkan adalah Rp36 juta.

 Baca juga: 5 Panduan Menabung Buat Generasi Milenial

Meskipun menurut Andi, alokasi dana darurat ini bisa saja lebih besar. Asalkan memang penghasilan yang didapat berlebih setelah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kalau mau ditambahi (dana daruratnya) akan lebih bagus," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (11/9/2020).

 Baca juga: Kesalahan Pengelolaan Keuangan Pengantin Baru

Menurut Andi, jika tak ada penghasilan tambahan sebenarnya boleh-boleh saja untuk mengalokasikan dana darurat lebih besar lagi. Namun ada beberapa pos pengeluaran yang harus ditunda atau dipindahkan lebih dahulu.

Sebagai salah satu contohnya adalah pos pengeluaran untuk investasi. Atau juga bisa dengan mengurangi pengeluaran yang dianggap tidak diperlukan.

"Misalnya oh ingin jajan Boba kopi hal-hal seperti itu yang saran saya kurangi lagi. Karena kita mau alokasikan dana tersebut untuk dana darurat," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini