Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garap 3 Proyek Pengairan, Waskita Karya Catat Kontrak Baru Rp9,6 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 15 September 2020 |11:13 WIB
Garap 3 Proyek Pengairan, Waskita Karya Catat Kontrak Baru Rp9,6 Triliun
Waskita Garap Bendungan Way Sekampung (Foto: Dokumentasi Waskita Karya)
A
A
A

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menjadi kontraktor pelaksana pembangunan 3 proyek infrastruktur pengairan yaitu pembangunan Bendungan Way Sekampung paket IV, proyek Bendungan Jragung Paket I, dan Pembangunan Sewerage Jambi B2.

Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan total nilai ketiga proyek tersebut mencapai Rp1,08 triliun.

“Kontrak konstruksi untuk Proyek Bendungan Way Sekampung Paket IV sudah ditandatangani, sementara untuk proyek Bendungan Jragung dan Sewerage Jambi sudah diumumkan Waskita sebagai pemenang dan saat ini menunggu masa sanggah,” jelas Shastia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: Waskita Karya Siap Garap Tol Bocimi Paket III dan IV

Dengan tambahan 3 proyek pengairan tersebut, saat ini Waskita Karya telah mencatatkan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp9,6 triliun termasuk beberapa proyek infrastruktur besar lainnya seperti Jalan Tol Ciawi – Sukabumi seksi 3 dan 4, Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo seksi 4, Jaringan Irigasi Rentang, Perkuatan Pantai DKI Jakarta, dan Modern Rice Milling Plant (MRMP) Subang.

Penandatanganan kontrak pembangunan Bendungan Way Sekampung Paket IV dilaksanakan pada 9 September 2020 di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung di Bandar Lampung. Sebagai kontraktor pelaksana Bendungan Way Sekampung paket IV, lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Waskita Karya mencakup pekerjaan jembatan, leneng dan oprit jembatan, akses jalan baru, pekerjaan dermaga, dan pekerjaan trashboom termasuk penyelenggaran sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement