Insentif Kartu Prakerja Rp600.000 untuk Bayar Listrik hingga Cicilan Motor

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 320 2278459 insentif-kartu-prakerja-rp600-000-untuk-bayar-listrik-hingga-cicilan-moto-IqPuvRnt6M.jpg Kartu Prakerja untuk Bantu Mencari Kerja. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah terus memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT), salah satunya melalui program Kartu Prakerja. Insentif yang diberikan kepada peserta mencapai Rp1,6 triliun hingga Selasa 15 September 2020.

Peserta yang telah terdaftar dalam program tersebut pun mendapatkan bantuan sebanyak 4 kali dan diberikan dalam waktu yang berbeda-beda.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, hingga saat ini sudah 1,2 juta peserta yang sudah menerima insentif tahap keempat sebesar Rp600.000.

Baca Juga: Pelatihan Offline Kartu Prakerja Batal Digelar Tahun Ini

"Total insentif yang diterima peserta itu sebesar Rp1,6 triliun," katanya, beberapa waktu lalu, Rabu (16/9/2020).

Dirinya pun mengingatkan peserta yang terdaftar untuk mengaktifkan selalu nomor handphone yang dituliskan. Hal ini untuk memudahkan proses verifikasi terhadap setiap nomor ponsel yang didaftarkan.

Baca Juga: 4 Juta Orang Daftar Gelombang Prakerja Gelombang 8

"Jadi tunggu saja karena menurut Permenko harus dijadwalkan tiap bulan, tidak bisa satu bulan dua kali Rp600 ribu. Ya ini perlu waktu semua orang dapat haknya yang Rp600 ribu," katanya.

Sementara itu, peserta yang telah mendapatkan bantuan mayoritas menggunakannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"96% dari insentif itu dipakai untuk membeli bahan pangan, 75% penerima Kartu Prakerja mengatakan untuk membayar listrik, 69% untuk beli bensin ata solar, 68% untuk beli pulsa/paket internet, 60% untuk transportasi," katanya.

Selain itu, ada juga yang digunakan untuk membayaran cicilan utang. jadi tergantung domisili peserta Kartu Prakerja tersebut.

"Misalnya DKI, dari Rp 600.000 adalah untuk bayar cicilan motor, ada yang untuk bayar utang, untuk modal usaha. Jadi tiap provinsi beda-beda respons dari penerima Kartu Prakerja," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini